BOGORTODAY.COM – Setelah ditemukan seekor ular piton di meja warung soto di Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring, Klaten, warga kembali dikejutkan dengan penemuan ular sejenis di Desa Kupang, Kecamatan Karangdowo. Kali ini, ular piton ditemukan di dalam lemari pakaian yang jarang digunakan.
Sri Harjono, relawan Karangdowo (Rekad), mengungkapkan bahwa ular piton itu ditemukan pada pukul 01.30 WIB setelah dirinya menerima telepon dari warga yang merasa ketakutan karena melihat ular di dalam rumah.
“Ditelepon warga yang takut melihat ular di dalam rumah. Saya ambil senter dan sepatu, lalu langsung ke lokasi untuk melakukan penyisiran di sekitar dapur,” ujar Sri.
Setelah sekitar 30 menit melakukan pencarian, keberadaan ular akhirnya diketahui tersembunyi di dalam lemari pakaian yang terletak dekat kamar mandi.
“Lemari di dekat kamar mandi, dan di samping rumah itu ada sungai, jadi kemungkinan ular masuk dari sana,” lanjutnya.
Ular piton yang ditemukan dalam kondisi perut buncit, diduga baru saja makan tikus. “Kelihatannya makan tikus tiga ekor. Panjangnya sekitar 2,5 meter,” kata Sri.
Meskipun ular tersebut tidak banyak melawan saat ditangkap, evakuasi tetap dilakukan dengan hati-hati. Pagi harinya, ular tersebut dilaporkan ke Damkar Klaten untuk evakuasi lebih lanjut.
Sebelumnya, pada hari yang sama, seekor ular piton juga ditemukan di warung soto di Dusun Kebon, Desa Kenaiban, Kecamatan Juwiring. Ular sepanjang sekitar 3 meter tersebut ditemukan oleh pemilik warung, Bu Mulyani, pada pukul 05.30 WIB, saat dia hendak membuka warung soto. “Saat menyiapkan jualan, setelah warung dibuka, saya mendapati ular piton di atas meja,” kata Bu Mulyani.
Setelah melihat ular tersebut, Bu Mulyani panik dan meminta bantuan relawan Desa Tanjung, Suroto.
Karena ular tersebut cukup besar, mereka meminta bantuan relawan lain, termasuk Pak Gatot dari Seroja Delanggu, untuk mengevakuasi ular itu. Proses evakuasi berjalan lancar, dan ular tersebut akhirnya berhasil diamankan.
Penemuan dua ular piton dalam waktu yang bersamaan ini menjadi perhatian warga Klaten, terutama yang tinggal di dekat sungai.
Pihak relawan mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap kemungkinan masuknya ular ke dalam rumah, mengingat habitat ular yang sering berada di sekitar perairan atau area yang jarang dilalui manusia.
Beruntung, meskipun penemuan ular piton ini mengejutkan, tidak ada korban jiwa atau luka dalam kejadian tersebut, dan kedua ular berhasil dievakuasi dengan aman oleh tim relawan dan pihak terkait.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















