Banjir Melanda Desa Majasari Purbalingga, Akibat Tanggul Irigasi Jebol

BOGORTODAY.COM – Desa Majasari, Kecamatan Bukateja, Purbalingga, diterjang banjir setelah tanggul irigasi Onggok Bawah jebol, Kamis (26/12/2024). Banjir ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama tujuh jam berturut-turut.

Sebanyak 20 rumah warga terendam, dan ketinggian air di desa tersebut mencapai 50 sentimeter, dengan air yang masuk ke dalam rumah mencapai 30 sentimeter.

Warga yang terdampak banjir langsung berusaha menyelamatkan barang-barang berharga mereka dengan memindahkannya ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terendam air.

Selain merendam rumah-rumah warga, banjir juga menyebabkan terputusnya akses jalan utama di Desa Majasari, menghambat mobilitas warga dan penyelamatan barang-barang.

BACA JUGA :  Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor Sambangi Sukajaya, Perkuat Sinergi Pers dan Masyarakat

Sebagai upaya penanganan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purbalingga bersama anggota Koramil, dibantu relawan dan warga setempat, segera bekerja sama untuk membuat tanggul darurat.

Mereka menggunakan pasir dan batu yang dimasukkan ke dalam karung untuk membendung air dan mencegah banjir menjadi lebih parah. Pembuatan tanggul darurat ini dilakukan di sepanjang lokasi yang terdampak banjir, untuk memperkecil kerusakan lebih lanjut.

Danramil Bukateja, Kapten Sutarno, menjelaskan bahwa upaya bersama ini merupakan tindakan tanggap darurat yang harus dilakukan untuk menanggulangi dampak banjir yang terjadi akibat jebolnya tanggul.

“Kami bersama-sama melakukan penanganan banjir akibat tanggul jebol,” ujar Sutarno di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Api Lahap Tiga Kios Pasar Tohaga Parung, Diduga Korsleting CCTV

Meski banjir menyebabkan kerusakan material, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. BPBD Purbalingga masih melakukan pendataan terkait kerugian materiil yang ditimbulkan akibat banjir tersebut.

Pemerintah daerah dan pihak berwenang juga telah mengingatkan agar warga tetap waspada, mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda kawasan tersebut.

Upaya penanganan banjir terus dilakukan, dan BPBD bersama instansi terkait berkomitmen untuk meminimalisir dampak lebih lanjut dari bencana ini, sembari melakukan perbaikan terhadap tanggul irigasi yang jebol.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================