
BOGORTODAY.COM – Hujan disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Klaten, Kamis (26/12/2024), menyebabkan pohon tumbang di beberapa titik, mengganggu lalu lintas dan aktivitas warga.
Kejadian ini mulai terjadi sekitar pukul 15.30 WIB, saat langit mendung dan hujan rintik turun disertai angin kencang yang berhembus dari arah selatan ke utara.
Salah satu lokasi terdampak adalah jalan Jogja-Solo, tepatnya di selatan Jembatan Klitak, Desa Banaran, Delanggu. Sebuah pohon waru tumbang dan menutup sebagian besar badan jalan, menyebabkan lalu lintas terhambat.
Untuk mengatasi kemacetan, petugas melakukan pengalihan arus dengan sistem contraflow, di mana kendaraan yang datang dari arah Jogja dialihkan ke jalur Solo menuju Jogja. Evakuasi pohon tumbang ini melibatkan tim relawan, TRC BPBD, Damkar, Polsek Delanggu, dan Satlantas Polres Klaten.
Selain itu, di jalan Delanggu menuju Kecamatan Juwiring, pohon trembesi juga tumbang dan menutup jalan raya antarkecamatan. Beruntung, evakuasi dapat dilakukan dengan cepat oleh relawan, Damkar Klaten, dan warga sekitar dalam waktu sekitar 15 menit.
Di jalan raya Karanganom-Ponggok, Polanharjo, pohon tumbang juga menghalangi akses jalan. Petugas dari Polres Klaten, yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Warsono, bersama relawan dan instansi terkait, segera melakukan pembersihan pohon untuk membuka kembali akses jalan tersebut.
Selain menutup jalan, pohon angsana di Terminal Delanggu juga patah dan merusak atap sebuah toko.
Beberapa kecamatan lain, seperti Delanggu, Ceper, Glodogan, Klaten Selatan, Majegan Kecamatan Tulung, Ngrundul, Kalikotes, dan Wedi, juga melaporkan adanya pohon tumbang, namun beruntung tidak ada korban jiwa atau luka akibat kejadian tersebut.
Kalak BPBD Kabupaten Klaten, Syahruna, mengonfirmasi bahwa meski ada banyak pohon tumbang, hingga malam hari tidak ada laporan korban jiwa atau luka.
“Untuk dampak sampai dengan saat ini belum ada laporan yang mengakibatkan korban jiwa, baik luka-luka maupun meninggal dunia,” ujar Syahruna kepada detikJateng.
Kasi Humas Polres Klaten, Iptu Nyoto, menambahkan bahwa pihaknya bekerja keras untuk memastikan jalan-jalan yang terhalang pohon tumbang segera dapat dilalui.
“Kapolres Klaten bersama petugas gabungan dan relawan bekerja keras untuk memastikan jalan kembali dapat dilalui. Polres Klaten menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana seperti pohon tumbang,” kata Nyoto.
Petugas Damkar, Farizal Effendi, mengungkapkan bahwa timnya menangani pohon tumbang di beberapa lokasi, termasuk di jalan Jogja-Solo dan Mrisen, Juwiring. Di Mrisen, pohon trembesi tumbang melintang di jalan, menimpa bangunan dan kabel telepon, namun situasi tersebut sudah dapat ditangani.
Pihak berwenang mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, terutama hujan deras dan angin kencang, yang dapat menyebabkan kejadian serupa di masa mendatang.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















