
BOGORTODAY.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIE GICI Business School sukses menyelenggarakan diskusi publik bertajuk “Pemimpin Muda, Harapan Masa Depan: Membangun Generasi Berdaya Saing di Era Disrupsi.” Diskusi publik ini menjadi wadah strategis untuk memotivasi generasi muda menghadapi tantangan era disrupsi.
Acara yang berlangsung di Aula Kampus STIE GICI Business School, pada Jumat (27/12/2024) ini menghadirkan pembicara-pembicara inspiratif yang memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya peran pemuda dalam membangun kepemimpinan di era perubahan global yang dinamis.
Empat tokoh utama yang hadir sebagai pembicara adalah Ketua DPRD Kota Bogor Dr. Adityawarman Adil, Anggota DPRD Muda Kota Bogor periode 2019-2024 Restu Kusuma, Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan Pemuda, Dispora Kota Bogor Dody Wahyudin, dan Ketua BEM STIE GICI Business School Uwais Thoriq Nabhan.
Para pembicara membahas peran pemuda sebagai pilar pembangunan bangsa dan pentingnya partisipasi aktif mereka dalam politik dan kebijakan publik, berbagi pengalaman pribadi sebagai pemuda yang sukses membangun kepemimpinan di usia muda.
Memberikan wawasan tentang program-program pemberdayaan pemuda yang mendukung peningkatan daya saing di era globalisasi sekaligus memotivasi anak muda untuk berani menjadi seorang pemimpin.
Ketua BEM STIE GICI Business School, Uwais Thoriq Nabhan, yang menyampaikan pentingnya diskusi ini dalam membekali mahasiswa dengan pemahaman tentang kepemimpinan yang adaptif dan inovatif. Bahwa menurutnya, pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan.
“Kalian adalah harapan bangsa kedepan. Di tangan pemuda, masa depan bangsa ini akan ditentukan. Namun, untuk menjadi pemimpin yang hebat, dibutuhkan integritas, visi yang jelas, dan kemampuan beradaptasi di tengah perubahan,” ujar Uwais Thoriq.
Diskusi ini dihadiri oleh banyak peserta, terdiri dari mahasiswa STIE GICI Business School, perwakilan organisasi kepemudaan, dan masyarakat umum. Sesi tanya jawab berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan kritis dari peserta yang menunjukkan minat tinggi terhadap isu kepemimpinan dan tantangan era disrupsi.
Salah satu peserta, M. Atief, mahasiswa STIE GICI mengatakan, acara ini membuka pandangan saya tentang pentingnya peran pemuda dalam memimpin perubahan. “Saya merasa lebih percaya diri untuk mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.”
Diskusi publik ini ditutup dengan closing statement dari para pembicara yang menegaskan pentingnya kolaborasi dan keberanian untuk menghadapi tantangan era disrupsi.
Uwais Thoriq Nabhan, mengungkapkan harapannya agar acara ini menjadi titik awal bagi mahasiswa untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat.
“Kami telah menciptakan ruang diskusi yang mampu mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin yang adaptif, visioner, dan inovatif. Kami berharap acara ini menjadi katalisator bagi mahasiswa dan pemuda Bogor untuk lebih percaya diri dalam mengambil peran strategis di berbagai sektor, baik politik, ekonomi, maupun sosial. Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tapi bagaimana kita bisa membawa perubahan nyata di tengah masyarakat.” Ujar Uwais Thoriq.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa generasi muda Kota Bogor memiliki semangat dan potensi besar untuk menjadi pemimpin masa depan yang mampu bersaing di era globalisasi. BEM STIE GICI berupaya untuk terus mengadakan kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan untuk membangun generasi muda yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















