BOGORTODAY.COM – Gunung Merapi, yang terletak di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya pada minggu ini.
Berdasarkan laporan dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Gunung Merapi mengeluarkan 62 kali guguran lava dengan jarak maksimal mencapai 1.900 meter ke arah Kali Bebeng.
Aktivitas ini telah berlangsung sejak 5 November 2020, dengan Gunung Merapi tetap berada pada status Level III Siaga.
Guguran Lava dan Kegempaan Tinggi
BPPTKG mencatat bahwa guguran lava terjadi dengan distribusi sebagai berikut:
- 62 kali ke arah barat daya (hulu Kali Bebeng) sejauh maksimal 1.900 meter,
- 10 kali ke arah hulu Kali Krasak sejauh maksimal 1.800 meter,
- 6 kali ke arah barat (hulu Kali Sat/Putih) sejauh maksimal 1.500 meter.
Selain guguran lava, BPPTKG juga mencatat kegempaan yang cukup tinggi pada minggu ini. Aktivitas gempa vulkanik di Gunung Merapi tercatat sebanyak 92 kali gempa vulkanik dangkal (VTB), 259 kali gempa fase banyak (MP), 1 kali gempa frekuensi rendah (LF), 1.055 kali gempa guguran (RF), dan 11 kali gempa tektonik (TT).
Meski tidak ada penambahan aliran atau lahar di sungai-sungai yang berhulu di Merapi, intensitas kegempaan yang tinggi menunjukkan bahwa aktivitas vulkanik masih berlangsung.
Perubahan Morfologi Kubah Barat Daya
BPPTKG juga melaporkan adanya perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi akibat aktivitas guguran lava. Volume kubah barat daya yang teramati saat ini mencapai 3.315.900 m³, sementara kubah tengah yang terukur volumenya 2.361.800 m³ tidak mengalami perubahan signifikan.
Waspadai Bahaya Lahar dan Awan Panas Guguran (APG)
Mengingat aktivitas yang masih berlangsung di Gunung Merapi, BPPTKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap bahaya lahar dan awan panas guguran (APG), terutama saat terjadi hujan di sekitar wilayah Gunung Merapi.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















