Kecelakaan Karambol di KM 438 + 200 Tol Semarang-Solo, 3 Kendaraan Terlibat

BOGORTODAY.COM Kecelakaan karambol terjadi di KM 438 + 200 Tol Semarang-Solo, Desa Derekan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, pada Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.

Insiden ini melibatkan tiga kendaraan, yaitu bus Mercedes Benz dengan nomor polisi DK 7169 GH, mobil Toyota Avanza dengan nomor polisi BN 1617 QK, dan truk Mitsubishi dengan nomor polisi W 8930 CA yang membawa bahan kimia.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Semarang, AKP Lingga Ramadhani, menjelaskan bahwa kronologi kejadian berawal saat bus Mercedes Benz melaju dari arah Tol Bawen menuju Semarang di jalur cepat.

Saat hendak menyalip kendaraan di depannya, bus tersebut menyerempet Toyota Avanza. Akibatnya, sopir bus banting setir ke kiri dan menabrak truk Mitsubishi yang sedang melaju di jalur lambat.

BACA JUGA :  Tragedi Camping di Temanggung Jadi Pengingat Pentingnya Keselamatan Penggunaan Kompor Portabel

Truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut diketahui membawa muatan bahan kimia. Beruntung, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) telah melakukan penyemprotan pada truk tersebut untuk mencegah kemungkinan terjadinya kebakaran atau ledakan.

Meskipun kecelakaan ini cukup mengerikan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, penumpang truk bernama Andi Setiawan (26), warga Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, mengalami luka sobek pada bagian dahi atas. Ia segera dilarikan ke RSUD Ungaran untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas dari Polres Semarang telah segera mendatangi lokasi kecelakaan untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saksi telah dimintai keterangan untuk membantu penyelidikan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

Barang bukti dari kecelakaan ini juga telah disita oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian tersebut.

Humas Transmarga Jateng, Dian Saputra, menginformasikan bahwa setelah kejadian, pihaknya segera membuka kembali lajur yang terhalang akibat kecelakaan tersebut.

Proses pembersihan dan normalisasi jalur dilakukan secara bertahap, dan lajur kembali dibuka setelah kendaraan yang terlibat kecelakaan berhasil dievakuasi.

Meskipun kecelakaan ini tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini tetap menjadi perhatian penting bagi pihak berwenang untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================