
BOGORTODAY.COM – Bagi wisatawan yang merencanakan perjalanan ke Kota Milan, Italia, peraturan baru mengenai merokok yang mulai berlaku pada Januari 2025 mungkin menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Dewan Kota Milan baru-baru ini mengesahkan Peraturan Kualitas Udara yang akan memperluas larangan merokok di ruang publik terbuka di kota tersebut.
Mulai Rabu, 8 Januari 2025, larangan merokok di Milan akan berlaku lebih luas, mencakup semua area luar ruangan publik, seperti jalanan, jalur pejalan kaki, serta area terbuka lainnya yang digunakan oleh publik.
Namun, larangan ini tidak berlaku di area yang terisolasi, yang memungkinkan untuk menjaga jarak 10 meter dari orang lain.
Meskipun demikian, peraturan baru ini tidak mencakup rokok elektronik, yang tetap diperbolehkan di ruang publik. Peraturan ini hanya berlaku untuk produk tembakau tradisional, yang meliputi rokok, cerutu, dan produk tembakau lainnya.
Larangan merokok di ruang publik pertama kali diperkenalkan di Milan pada tahun 2021, dengan cakupan yang lebih terbatas. Awalnya, larangan tersebut hanya diberlakukan di halte angkutan umum, taman, area hijau, serta beberapa area khusus lainnya.
Dengan diperluasnya peraturan ini pada Januari 2025, tujuan utama adalah untuk meningkatkan kualitas udara dan kesehatan publik.
Elena Grandi, Anggota Dewan Lingkungan Hidup dan Hijau Kota Milan, menyatakan bahwa perubahan ini juga akan mempengaruhi kebiasaan pribadinya sebagai seorang perokok.
“Perilaku individu dapat membuat perbedaan dan berkontribusi untuk meningkatkan kualitas udara di kota kita, jadi, sebagai seorang perokok, saya akan menjadi orang pertama yang mengubah kebiasaan saya,” ujar Grandi dalam siaran pers yang dilansir Foxnews.
Ia menambahkan bahwa meskipun menegakkan peraturan ini tidak akan mudah, hal tersebut merupakan langkah penting untuk memulai perubahan budaya terkait kebiasaan merokok di Milan.
“Saya yakin ini akan menjadi alat untuk memulai perubahan budaya yang nyata,” sambung Grandi.
Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar 11,6% orang Amerika Serikat masih merokok, sementara di Italia, sekitar 16,5% penduduknya masih memiliki kebiasaan merokok menurut Eurostat.
Dalam konteks ini, pemerintah Milan berharap kolaborasi dari seluruh masyarakat, termasuk komunitas ilmiah, untuk membantu meningkatkan kesadaran tentang bahaya merokok dan manfaat dari pengurangan asap rokok di ruang publik.
Penerapan larangan merokok ini juga terkait dengan persiapan Kota Milan untuk menjadi tuan rumah beberapa acara besar di masa depan, termasuk Kejuaraan Kendo Dunia pada Juli 2025 dan Olimpiade Musim Dingin 2026.
Dengan lebih dari 3.500 atlet yang berasal dari 93 negara dan memperebutkan 195 medali dalam 16 cabang Olimpiade dan enam cabang Paralimpiade, Milan diharapkan dapat menyuguhkan pemandangan kota yang bersih dan sehat, serta mendukung penyelenggaraan acara dengan lingkungan yang ramah bagi semua pihak.
Milan telah mencatatkan angka pariwisata yang sangat positif pada tahun 2024, dengan sekitar 8,5 juta wisatawan yang mengunjungi kota ini dan lebih dari 11,5 juta wisatawan yang datang ke wilayah perkotaan.
Dengan kebijakan ini, kota mode terbesar dunia ini bertujuan tidak hanya untuk menjaga kualitas udara, tetapi juga untuk terus memperkuat citra sebagai destinasi wisata yang ramah lingkungan dan sehat.
Dengan peraturan baru yang berlaku mulai Januari 2025, wisatawan dan warga setempat diharapkan dapat beradaptasi dengan kebijakan ini dan bersama-sama berkontribusi pada terciptanya udara yang lebih bersih dan lingkungan yang lebih sehat di Milan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















