
Sementara itu, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan, Philips Vermonte menjelaskan bahwa makanan bergizi juga diberikan secara gratis di negara-negara lain, misalnya di India dan Brasil. Kedua, hal ini memperkuat apa yang dikatakan oleh Wamendagri tentang pentingnya intervensi gizi.
“Jadi bahwa negara atau pemerintah berusaha sekeras mungkin pemenuhan gizi yang relatif sama terhadap siswa-siswi kita. Karena itu program semacam ini diharapakan akan memperbaiki kesehatan anak-anak dan prevalensi belajar,” jelasnya.
Philips Vermonte mengungkapkan bahwa para siswa ketika datang ke sekolah sudah ada makan. Dia sering merasa bahwa kehadiran murid perlu ditingkatkan.
“Karena ada yang kurang beruntung, karena harus bantu keluarga untuk cari makan. Sehingga dengan adanya makan di sekolah, tingkat partisipasi di sekolah diharapkan meningkat,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














