
BOGORTODAY.COM – Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan untuk seluruh siswa di Indonesia dinilai mampu mendorong terciptanya ekonomi sirkular di berbagai daerah.
Juru Bicara Kepresidenan, Adita Irawati, mengungkapkan bahwa prinsip ekonomi sirkular akan diterapkan dalam program ini untuk mendukung keberlanjutan.
“Ini adalah sesuatu yang luar biasa karena prinsip ekonomi sirkular bisa berjalan melalui program ini,” katanya kepada media pada Senin (6/1/2024).
Adita mengutarakan hal tersebut usai mengamati langsung pelaksanaan program di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Bojong Koneng, Kabupaten Bogor. Ia melihat adanya peluang besar untuk menciptakan sistem ekonomi sirkular di sana.
“Yang paling menarik adalah pengelolaan limbah atau sampah dari program ini yang dapat dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.
Menurut Adita, Desa Bojong Koneng, yang juga merupakan tempat tinggal Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi solusi potensial bagi pengelolaan limbah dari program MBG.
“Kondisi alam dan geografis di Bojong Koneng sangat mendukung untuk menemukan solusi tersebut,” jelasnya.
Ia berharap keberhasilan penerapan ekonomi sirkular di Bojong Koneng melalui program ini dapat dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia.
“Harapannya, program ini bisa diadopsi di wilayah-wilayah lainnya,” tuntasnya. ***
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















