
“Saya berharap adanya bantuan untuk memenuhi kebutuhannya, terutama pampers dan bubur,” tambah Ayat dengan suara penuh harapan.
Kondisi yang Memprihatinkan: Pemerintah Dianggap Lengah
Kondisi yang dialami oleh kedua anak ini menggambarkan betapa sulitnya kehidupan keluarga penyandang disabilitas yang tidak mendapat perhatian memadai.
Meskipun sudah berulang kali didata oleh petugas pemerintah, namun kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa bantuan yang diharapkan belum juga terealisasi.
Eka Herawati dan Ayat berharap agar pemerintah lebih peduli terhadap nasib anak-anak penyandang disabilitas seperti Marwan Maulana dan Enda Subandi.
Mereka berharap agar bantuan tidak hanya datang untuk mendata, tetapi juga untuk memberikan kebutuhan dasar yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak mereka.
Harapan untuk Masa Depan
Kedua keluarga ini hanya menginginkan agar anak-anak mereka bisa mendapatkan perhatian yang layak dari pemerintah.
Bantuan yang memadai dapat meringankan beban hidup mereka, memberikan akses kepada kebutuhan dasar seperti susu, makanan, pampers, dan perawatan yang diperlukan.
Selain itu, adanya perhatian dari masyarakat sekitar juga diharapkan bisa memberikan harapan baru bagi kehidupan keluarga mereka.
Semoga artikel ini dapat mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak-anak penyandang disabilitas yang membutuhkan uluran tangan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















