PKH-BPNT Tak Mampu Atasi Kebutuhan Penyandang Disabilitas di Desa Leuwinutug

Namun, kenyataan di lapangan jauh dari harapan. Mansur (55), orang tua Marwan, mengungkapkan meski pemerintah desa sudah melakukan pendataan terkait kebutuhan anaknya, bantuan yang dijanjikan belum juga terealisasi.

“Dari pihak desa sendiri belum ada. Khususnya dari desa, belum ada perhatian. Yang lainnya memang sudah, cuma pribadi saya belum ada untuk arah ke hal itu,” kata Mansur kecewa.

BACA JUGA :  Polres Bogor Pastikan Kasus Bocah Tewas Digigit Anjing Tetap Berlanjut

Kisah Mansur ini semakin memperlihatkan kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Ia mengingat, ada pihak dari desa yang mendatangi rumahnya untuk mencatat kebutuhan sehari-hari Marwan, seperti susu dan popok, namun itu hanya berakhir pada proses pendataan semata. Tidak ada kelanjutan bantuan yang diberikan.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Perluas Desa Siaga TB, Percepat Target Eliminasi Tuberkulosis

“Dulu ibu itu datang ke sini, tanya-tanya, susu pampers sehari berapa, tapi setelah itu nggak ada bantuan lagi,” ungkap Mansur.

Kekecewaan yang ia rasakan menjadi bukti nyata betapa terbatasnya dukungan yang diterima oleh penyandang disabilitas di desanya, meski bantuan sosial sudah tersedia. ***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================