BOGORTODAY.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di area Pelabuhan Angin Gunungsitoli, Sumatera Utara (Sumut), pada Minggu (5/1/2025) malam.
Sebuah truk ekspedisi milik CV Mandiri Perkasa dengan nomor pelat BB 8214 NC terbalik setelah mengalami kecelakaan yang diduga akibat kelebihan muatan.
Peristiwa tersebut bermula saat truk yang mengangkut minuman kemasan baru saja turun dari Kapal Wira Nauli yang berlabuh pukul 19.00 WIB. Truk tersebut kemudian melaju di area pelabuhan, namun tak lama setelah itu truk hilang kendali, oleng, dan akhirnya terbalik.
Kepala Pos Pelayanan Pelabuhan Gunungsitoli, Ipda Desrianus Zebua, menjelaskan bahwa kecelakaan ini kemungkinan disebabkan oleh muatan truk yang terlalu berat.
“Muatan yang berlebih menyebabkan kendaraan tidak seimbang, hilang kendali, dan akhirnya terbalik,” kata Ipda Desrianus.
Sopir truk, Yusrin Zalukhu (40), warga Desa Afia, Kecamatan Gunungsitoli Utara, Kota Gunungsitoli, dilaporkan selamat dalam kejadian ini.
“Sopir truk tidak mengalami luka serius,” ujar Ipda Desrianus saat memberikan keterangan pada Senin (6/1/2025).
Menanggapi kejadian ini, petugas gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait segera merespons dengan cepat. Mereka melakukan pengamanan di lokasi, pengaturan arus lalu lintas, serta memberikan bantuan pertama kepada sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan.
Hingga berita ini diterbitkan, truk ekspedisi tersebut masih berada di lokasi kejadian, menunggu proses evakuasi menggunakan alat berat. Meskipun terjadi kecelakaan, situasi di sekitar Pelabuhan Angin Gunungsitoli dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap muatan kendaraan, terutama di area pelabuhan yang sering digunakan untuk bongkar muat barang.
Diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa depan dengan adanya upaya untuk lebih memeriksa dan memastikan keamanan operasional truk ekspedisi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















