
Menurut data Dinsos Kabupaten Bogor, kasus tunawisma dan gelandangan di kawasan perkotaan semakin meningkat.
Namun, belum ada data pasti berapa banyak perempuan muda yang mengalami nasib serupa dengan I.
Farid mengakui bahwa keterbatasan sumber daya dan akses menjadi tantangan dalam mendeteksi dan menangani kasus serupa.
Peran Penting Pemerintah dan Masyarakat
Kejadian ini menjadi cerminan bahwa penanganan masalah sosial di Kabupaten Bogor masih membutuhkan perhatian lebih.
Dibutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat dalam mendeteksi dan mengatasi permasalahan sosial, khususnya bagi kelompok rentan.
Pemerintah daerah perlu memperkuat program perlindungan sosial dan memberikan akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan lapangan pekerjaan bagi masyarakat kurang mampu.
Sementara itu, masyarakat juga diharapkan lebih peka dan peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama jika menemukan kelompok yang membutuhkan bantuan.
Farid menegaskan, Dinsos Kabupaten Bogor akan terus berupaya meningkatkan koordinasi lintas daerah dan memperkuat program sosial demi mencegah terulangnya kasus serupa.
“Kami akan memperkuat jaringan sosial dan memperhatikan kelompok rentan agar mereka tidak terabaikan,” kata Farid.
Lebih dari Sekadar Penanganan, Butuh Pencegahan
Kasus I bukan sekadar kisah pemulangan seseorang ke kampung halaman. Ini adalah pengingat bahwa permasalahan sosial di perkotaan membutuhkan penanganan yang komprehensif. Bukan hanya bersifat kuratif, tetapi juga preventif.
Di balik kisah I yang kini telah kembali ke keluarganya, terselip tugas besar bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih peduli dan responsif terhadap permasalahan sosial yang ada. Tanpa itu, kisah serupa bisa saja terulang di masa depan. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















