Mitsubishi Siapkan Xpander Hybrid, Namun Masih Tunggu Waktu yang Tepat

BOGORTODAY.COM – Pemerintah Indonesia baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka akan memberikan insentif bagi mobil dengan teknologi elektrifikasi, termasuk mobil hybrid.

Kebijakan ini tentu menjadi angin segar bagi agen pemegang merek (APM) di Indonesia, termasuk Mitsubishi. Namun, meskipun insentif sudah diberikan, Mitsubishi belum siap meluncurkan Xpander Hybrid di Indonesia dalam waktu dekat.

Insentif ini mencakup insentif PPnBM DTP (Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah) untuk mobil hybrid yang ditanggung pemerintah sebesar 3%.

Menteri Keuangan Sri Mulyani juga menyatakan bahwa insentif ini berlaku untuk kendaraan bermotor listrik, baik itu kendaraan listrik murni (BEV) maupun hybrid.

Hal ini tentu membuka peluang bagi produsen mobil, termasuk Mitsubishi, untuk meluncurkan kendaraan listrik dan hybrid di pasar Indonesia.

Namun, meski pemerintah telah memberikan insentif untuk mobil hybrid, Mitsubishi belum berencana untuk segera meluncurkan Xpander Hybrid.

BACA JUGA :  Kesempatan Emas untuk Guru Indonesia, Program Pertukaran Pendidikan ke Jepang Dibuka Tahun 2026

General Manager of Marketing Communication & PR Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Intan Vidiasari, menjelaskan bahwa meskipun teknologi hybrid pada Xpander sudah tersedia, timing untuk peluncurannya masih perlu dipertimbangkan lebih matang.

“Teknologinya sudah ada, sudah siap, MMKI juga sudah ready untuk membuat. Cuma memang timing-nya yang belum pas untuk bisa melakukan itu,” ujar Intan.

Ia menambahkan bahwa meskipun ada insentif, harga jual kendaraan tetap menjadi tantangan besar karena ada penyesuaian harga dan faktor lain, seperti pajak dan PPN yang kini naik menjadi 12%.

Mitsubishi juga harus mempertimbangkan kompetisi yang semakin ketat, terutama dari merek-merek China atau non-Japanese yang menawarkan harga lebih terjangkau.

Intan menyebutkan bahwa mereka ingin memastikan produk yang diluncurkan memiliki harga yang kompetitif, sehingga tidak kalah bersaing dengan merek lain yang sudah menguasai pasar kendaraan hybrid.

BACA JUGA :  PT Rawabi Zam Zam Gelar Sosialisasi Pemberangkatan 90 Jamaah Umrah

Selain itu, Intan juga mengungkapkan bahwa Mitsubishi berencana untuk meningkatkan produktivitas dan volume produksi di pabrik Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI) yang kini mencapai 220 ribu unit per tahun.

CEO Mitsubishi Motors, Takao Kato, sebelumnya menyampaikan keinginannya untuk memproduksi lebih banyak mobil baru, termasuk kendaraan hybrid dan listrik, tidak hanya untuk pasar domestik, tetapi juga untuk meningkatkan ekspor dari Indonesia.

Meskipun belum ada keputusan pasti mengenai waktu peluncuran Xpander Hybrid, Mitsubishi berjanji bahwa mereka akan memperkenalkan mobil baru, termasuk mobil hybrid, pada tahun ini atau tahun depan.

Jadi, meskipun Mitsubishi sudah siap dengan teknologi hybrid, mereka masih perlu memastikan bahwa peluncuran Xpander Hybrid dapat memberikan nilai kompetitif di pasar Indonesia.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================