
“Pengembangan dari Desa Bersinar ini menjadi Kawasan Berikat Bersinar, artinya kita sasar, kurang lebih di Desa Gunung Putri ini ada 61 perusahaan ini juga bersinar, harapan kedepannya nanti ada satgas-satgas di perusahaan,” kata Camat.
“Ini merupakan upaya kita untuk sama-sama pencegahan, memberantas, dan mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba, ini upaya dan mudah-mudahan dengan upaya-upaya ini bisa berhasil menyelamatkan generasi muda kedepannya,” imbuhnya.
Di tempat yang sama, Deputi Bidang Pencegahan BNN RI, Irjen Pol Zainul Muttaqin menyampaikan, secara nasional 73 persen penduduk Indonesia telah terpapar narkoba dan mayoritas adalah masyarakat usia produktif dengan rentang 15-49 tahun.
Tentunya dengan adanya peluncuran Kawasan Berikat Bersinar ini selanjutnya akan dibentuk satgas yang diawali dengan pengecekan tes urine dengan sistem random atau dadakan.
“Ini adalah upaya untuk menyelamatkan mereka generasi bangsa kita dari bahaya peredaran narkoba, kita harus menyelamatkan masa depan mereka. Kami sangat apresiasi peluncuran Kawasan Berikat Bersinar ini yang diharapkan dapat lebih optimal dalam memberantas narkoba di Kabupaten Bogor ini untuk mewujudkan Bogor Bersinar,” tukasnya.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala BNN Kabupaten Bogor, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, DPD RI Jihan Fahira, Forkopimcam Kecamatan Gunung Putri, dan Kepala Desa Gunung Putri.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















