
Sebagai dampak dari insiden ini, aktivitas belajar mengajar di sekolah terpaksa diliburkan sementara waktu untuk memberikan perhatian terhadap kondisi siswa dan kerusakan yang terjadi.
Untuk mengantisipasi kemungkinan terulangnya kejadian serupa, pihak sekolah memutuskan untuk melaksanakan kegiatan belajar di luar ruangan kelas.
“Besok tetap sekolah tapi di emperan saja. Jadi lebih cepat kalau terjadi darurat kita bisa lebih cepat menyelematkan diri,” tambah Lorensius.
Pihak sekolah dan warga setempat berharap agar segera ada perbaikan pada bangunan sekolah, khususnya plafon, untuk memastikan keselamatan para siswa dan tenaga pendidik di masa depan. Kejadian ini menyoroti pentingnya pemeliharaan fasilitas sekolah demi kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















