
Selain mobil, sejumlah kapal nelayan di Kecamatan Teluk Betung Utara juga ikut terbawa arus. Jaka, seorang nelayan yang juga terdampak, mengatakan bahwa banyak kapal yang hilang akibat terhanyut. “Iya, banyak kapal yang keseret. Parah ini. Untung kapal saya nggak keseret juga,” ujarnya.
Menanggapi bencana ini, Kepala BPBD Kota Bandarlampung, Wakhidi, mengonfirmasi bahwa timnya telah dikerahkan untuk melakukan evakuasi di sejumlah titik yang terendam banjir.
“Anggota masih melakukan proses evakuasi untuk warga yang masih terjebak,” katanya.
Korban meninggal dunia juga telah berhasil dievakuasi, dan upaya pemulihan serta bantuan kepada warga yang terdampak terus dilakukan oleh petugas BPBD dan aparat setempat. Diharapkan situasi dapat segera pulih dan warga yang terjebak dapat dievakuasi dengan selamat.
Banjir ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem dan kesiapan masyarakat serta pemerintah dalam menghadapi potensi bencana alam.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















