Remaja Ditemukan Tewas Usai Diduga Jadi Korban Tawuran di Jalan Soekarno-Hatta Kendal

Remaja Ditemukan Tewas Usai Diduga Jadi Korban Tawuran di Jalan Soekarno-Hatta Kendal

BOGORTODAY.COM – Seorang remaja ditemukan tergeletak bersimbah darah di Jalan Soekarno-Hatta, Pantura Kendal, Kecamatan Patebon, pada Minggu (19/1/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.

Korban yang dalam kondisi kritis tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit. Diduga, remaja ini menjadi korban tawuran antar kelompok.

Kapolsek Patebon, AKP Rozikin, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa pihak kepolisian menerima laporan dari seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

“Benar tadi pagi sekitar pukul 03.30 WIB, kami mendapat laporan telah ditemukan remaja yang tergeletak bersimbah darah dalam kondisi kritis di Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Pantura Kendal. Kami mendapat laporan dari warga yang kebetulan lewat,” ujar AKP Rozikin saat dihubungi detikjateng.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Kapolsek menyebutkan bahwa korban diduga terlibat dalam aksi tawuran yang terjadi di sepanjang Jalan Soekarno-Hatta.

BACA JUGA :  Studi Ungkap Diet Intermittent Tak Hanya Turunkan Berat Badan, tetapi Juga Mempengaruhi Fungsi Otak

“Ada dugaan remaja ini menjadi korban aksi tawuran di Jalan Soekarno-Hatta ya sepanjang Pantura Kendal,” tambahnya.

Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RSUD Suwondo Kendal.

“Kami langsung datangi lokasi kejadian, evakuasi korban ke RSUD Suwondo untuk mendapatkan perawatan. Kami juga lakukan olah TKP,” jelas Kapolsek.

Namun, meskipun sempat mendapatkan perawatan, korban akhirnya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.

“Waktu kami bawa kondisi korban masih hidup namun kritis. Setelah sampai di RSUD, korban dinyatakan sudah meninggal dunia oleh dokter dengan luka robek di bagian pangkal paha akibat benda tajam,” jelasnya lebih lanjut.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Petugas kemudian membawa jenazah korban ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban. Di lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah celurit besar dengan panjang 150 sentimeter dan satu unit sepeda motor.

Dari identitas yang ditemukan, korban diketahui bernama SBL, seorang pelajar kelas XII SMK Bina Utama Kendal, yang berasal dari Desa Korowelanganyar, Kecamatan Cepiring. Kasus ini kini dalam penanganan pihak Reskrim Polsek Patebon dan Satreskrim Polres Kendal.

“Korban atas nama SBL warga Desa Korowelanganyar, Kecamatan Cepiring, dan statusnya pelajar kelas XII SMK Bina Utama Kendal. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Kapolsek.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================