Mobil Tertabrak Kereta Api Blambangan Ekspres di Pasuruan, Pengemudi Selamat

Mobil Tertabrak Kereta Api Blambangan Ekspres di Pasuruan, Pengemudi Selamat

BOGORTODAY.COM – Sebuah kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api di Kelurahan Latek, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/1/2025), sekitar pukul 20.35 WIB, ketika sebuah mobil Daihatsu Sigra tertabrak oleh Kereta Api (KA) Blambangan Ekspres.

Akibatnya, mobil berwarna putih yang tertabrak tersebut terlempar beberapa meter dan mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Kecelakaan bermula ketika mobil bernomor polisi W 1383 SJ yang dikemudikan oleh M. Nuri Bachrudin (29), warga Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, tiba-tiba mogok di rel kereta api.

Petugas penjaga perlintasan yang menyadari adanya kendaraan mogok di rel dan mengetahui bahwa KA Blambangan Ekspres sedang dalam perjalanan, langsung membunyikan sirene sebagai tanda bahaya dan berlari ke arah datangnya kereta sembari memberikan isyarat kepada masinis agar segera menghentikan kereta.

BACA JUGA :  Tampil Perkasa di Arcamanik, Skuat Sepak Bola Kota Bogor Hancurkan KBB 5-0

Namun, karena jarak antara mobil yang mogok dan kereta yang melintas sudah terlalu dekat, tabrakan pun tak terhindarkan.

“Insiden ini tidak terhindarkan karena jarak yang terlalu dekat,” ungkap Cahyo Widiantoro, Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember.

Akibat tabrakan tersebut, mobil Daihatsu Sigra terlempar hingga masuk ke parit dan mengalami kerusakan berat pada bagian depan sisi kiri. Beruntung, pengemudi mobil, M. Nuri Bachrudin, selamat meskipun mengalami syok berat. “Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan ini, pengemudi mobil selamat,” terang Cahyo.

Setelah kejadian, KA Blambangan Ekspres sempat berhenti untuk melakukan pemeriksaan sarana, memastikan lokomotif dan kereta api dalam kondisi baik, dan dapat melanjutkan perjalanan.

BACA JUGA :  Allo Bank Festival 2026 Siap Guncang Indonesia Arena, CORTIS Debut Perdana di Indonesia

Cahyo Widiantoro menyesalkan masih terjadinya kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api di perlintasan sebidang.

“KAI Daop 9 Jember mengimbau kepada pengendara kendaraan untuk lebih berhati-hati dan waspada saat melewati perlintasan sebidang kereta api,” tambah Cahyo.

Peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan saat melewati perlintasan kereta api, terutama di lokasi yang tidak dijaga oleh palang pintu atau sinyal yang jelas. KAI juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati agar kecelakaan serupa tidak terulang.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================