Banjir Terjadi di Tiga Desa di Demak, Tanggul Jebol Akibat Debit Air Tinggi

Akhmad berharap bahwa BBWS akan segera mendatangkan lebih banyak alat berat untuk mempercepat proses perbaikan.

“Tanggul yang jebol di Sungai Tuntang memiliki ketinggian sekitar tiga meter dari jalan raya. Kami optimis dengan dukungan alat berat dari BBWS, penambalan bisa segera dilakukan,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengambil langkah darurat dengan membagi aliran air di beberapa titik pintu untuk mengurangi debit air yang mengarah ke tanggul yang jebol. Meskipun langkah ini belum sepenuhnya mengatasi masalah, setidaknya dapat membantu mengurangi beban di titik tanggul yang rusak.

BACA JUGA :  Pembebasan Lahan Jalan Rancabungur-Leuwiliang Butuh Anggaran Rp50 Miliar

“Ada pintu-pintu air yang sudah dibuka, salah satunya di Tlogosih, yang akan mengalirkan sebagian air ke Kalijajar untuk mengurangi tekanan di tanggul Sungai Tuntang,” tambah Akhmad.

Pemerintah setempat berharap agar hujan tidak turun lagi di hulu sungai, sehingga proses perbaikan tanggul dapat berjalan dengan lancar. Pihak BBWS juga diminta untuk memperkuat tanggul di lokasi tersebut mengingat area ini sering kali terdampak banjir dan jebolnya tanggul.

BACA JUGA :  Sarwendah Ingin Perselisihan dengan Ruben Onsu Segera Tuntas Demi Anak-anak

“Kami juga sudah menyampaikan kepada BBWS agar memperkuat tanggul di titik yang sering terjadi jebol, karena ini adalah lokasi yang memang rawan,” pungkas Akhmad.

Proses pemulihan dan perbaikan terus berlangsung, sementara warga yang terdampak tetap diawasi dan diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================