
Serangan ini juga menyebabkan tiga anggota Polres Trenggalek terluka akibat lemparan batu yang mengenai tubuh mereka.
“Upaya penangkapan inilah yang menimbulkan reaksi dari perguruan silat tersebut,” jelas Kapolres. Menurutnya, aksi anarkistis ini sangat merugikan, mengingat kerusakan yang ditimbulkan serta korban luka di pihak kepolisian.
Polisi akhirnya bertindak tegas untuk membubarkan massa yang semakin tidak terkendali. Kapolres juga menambahkan bahwa saat ini pihak kepolisian sedang memburu para pelaku perusakan Polsek Watulimo.
“Serangan ini menyebabkan tiga anggotanya terluka terkena lemparan batu,” kata AKBP Indra. Pihak berwenang masih terus mengumpulkan bukti dan melakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut.
Hingga kini, situasi di Polsek Watulimo sudah kembali terkendali, namun polisi tetap waspada terhadap potensi gangguan lanjutan. Polisi mengimbau agar warga tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh tindakan yang dapat merusak ketertiban umum.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















