
BOGORTODAY.COM – Wali Kota Bogor terpilih 2024-2029, Dedie A. Rachim, telah meminta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menunda pencabutan subsidi BisKita Trans Pakuan.
Menurutnya, pencabutan subsidi BisKita Trans Pakuan Kota Bogor dapat berdampak signifikan terhadap program pembaruan sistem transportasi di Bogor
“Kami meminta program BTS (buy the service) Biskita tetap diberikan kesempatan sebelum sepenuhnya dialihkan subsidinya ke APBD,” kata Dedie, pada Rabu (22/1/2025).
Dedie menjelaskan, ada beberapa pertimbangan yang seharusnya menjadi dasar bagi Kementerian Perhubungan untuk tidak membatalkan subsidi BisKita Trans Pakuan lebih awal.
Salah satunya adalah bahwa aset Terminal Baranangsiang akan diserahkan kepada Kementerian Perhubungan pada tahun 2019.
Hal ini merupakan bentuk kontribusi Pemerintah Kota Bogor kepada pemerintah pusat.
“Ini adalah kontribusi anak kepada orangtuanya. Kota Bogor memiliki keistimewaan tersendiri, selain memiliki Istana dan Kebun Raya, sekaligus menjadi tempat Presiden Prabowo menerima tamu dari negara lain,” ujar Dedie.
“Tidak dapat dipungkiri bahwa Kota Bogor memberikan kontribusi pula kepada pemerintah pusat,” tambah Dedie.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














