Kubur Lempeng Batu Prasejarah Ditemukan di Bondowoso, Namun Sudah Rusak dan Hilang Barang Bersejarahnya

Kubur Lempeng Batu Prasejarah Ditemukan di Bondowoso, Namun Sudah Rusak dan Hilang Barang Bersejarahnya

BOGORTODAY.COM – Sebuah kubur lempeng batu prasejarah ditemukan di Dusun Dawuhan, Desa Suca Lor, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

Penemuan ini langsung dilaporkan ke Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Bondowoso untuk ditindaklanjuti.

Namun, saat tim dari Disparbudpora tiba di lokasi, kondisi kubur tersebut sudah dalam keadaan rusak dan tidak utuh.

Hery Kusdaryanto, Kepala Seksi Sejarah dan Kepurbakalaan Disparbudpora Bondowoso, menjelaskan bahwa tim sejarah dan purbakala yang dikerahkan untuk memverifikasi temuan tersebut hanya bisa mendata sisa-sisa struktur kubur lempeng batu tersebut.

“Tim sejarah dan purbakala berangkat ke sana untuk verifikasi data temuan, cuma sayangnya kita hanya bisa mendata strukturnya saja,” ungkap Hery Kusdaryanto pada Rabu (22/1/2025).

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Dari keterangan yang diperoleh, kubur lempeng batu tersebut memiliki bentuk seperti gua dan diperkirakan merupakan situs purbakala yang bernilai sejarah tinggi. Namun, kondisi situs tersebut saat ditemukan sangat memprihatinkan.

Sejumlah barang bersejarah yang ada di dalamnya dilaporkan telah hilang, diduga akibat tindakan vandalisme dan pencurian yang terjadi sebelumnya.

Hery menambahkan bahwa informasi yang diperoleh dari pemilik lahan menyebutkan bahwa pada malam sebelum penemuan tersebut, beberapa barang di lokasi telah dicuri oleh orang tak dikenal.

“Di dalamnya sudah teraduk, terjadi vandalisme atau pencurian cagar budaya yang sebelumnya informasi dari pemilik lahan itu malamnya itu telah dicuri oleh orang,” ujarnya.

Keadaan ini tentu sangat disayangkan karena keberadaan situs purbakala seperti ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting, yang seharusnya dilestarikan.

BACA JUGA :  Warga Malasari Sumringah, Puncak HJB ke-544 Dongkrak Perekonomian

Tindakan pencurian dan perusakan seperti ini mengancam keberadaan warisan budaya yang sangat berharga bagi masyarakat Bondowoso dan Indonesia pada umumnya.

Pihak Disparbudpora Bondowoso berjanji akan melakukan koordinasi lebih lanjut untuk mengamankan situs tersebut dan berupaya untuk melindungi peninggalan sejarah lainnya di daerah tersebut agar tidak jatuh ke tangan yang salah.

Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan aparat setempat untuk mengusut kasus vandalisme dan pencurian tersebut. Diharapkan ke depan, masyarakat lebih peduli terhadap pelestarian situs sejarah dan cagar budaya di sekitar mereka.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================