Pentingnya Asupan Protein Hewani dalam MPASI untuk Perkembangan Anak, Menurut dr. Meta Herdiana Hanindita

Pentingnya Asupan Protein Hewani dalam MPASI untuk Perkembangan Anak, Menurut dr. Meta Herdiana Hanindita

BOGORTODAY.COM – Makanan Pendamping ASI (MPASI) merupakan salah satu tahap penting dalam perkembangan anak, terutama dalam fase 1.000 hari pertama kehidupan yang dikenal sebagai momen krusial bagi perkembangan otak anak.

Menurut dr. Meta Herdiana Hanindita SpA(K), anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Nutrisi dan Penyakit Metabolik Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sayur dan buah tidak seharusnya mendominasi menu MPASI.

Meskipun kaya nutrisi, kedua jenis makanan ini mengandung zat anti-nutrisi yang bisa menghambat penyerapan mikronutrien penting bagi tubuh.

Apa itu Anti-Nutrisi?

Anti-nutrisi adalah senyawa yang dapat mengganggu proses penyerapan nutrisi oleh tubuh, terutama vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan oleh anak-anak.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Zat-zat ini dapat ditemukan dalam berbagai bahan makanan, khususnya pada makanan berbasis tumbuhan (plant-based), seperti sayur, buah, dan beberapa protein nabati.

Contoh anti-nutrisi antara lain phytic acid, tannin, oxalic acid, dan goitrogen. Phytic acid yang ditemukan pada biji-bijian, misalnya, dapat menghambat penyerapan zat besi dan zinc.

Begitu juga dengan goitrogen yang terdapat dalam sayuran seperti kubis, yang dapat menghalangi penyerapan yodium, serta oxalic acid pada bayam yang menghambat penyerapan kalsium.

Sayur dan Buah dalam MPASI: Pengantar, Bukan Dominasi

Dalam konteks pemberian MPASI, dr. Meta menekankan bahwa peran sayur dan buah sebaiknya tidak lebih dari pengenalan saja pada anak. “Sayur dan buah sebaiknya tidak mendominasi MPASI, karena meskipun mengandung berbagai vitamin, mereka juga membawa serta anti-nutrisi yang dapat mengganggu penyerapan mikronutrien penting,” ujarnya dalam acara temu media bersama IDAI pada Selasa, 21 Januari 2025.

BACA JUGA :  Sering Kram Kaki? Waspadai 7 Penyakit Ini sebagai Penyebabnya

Bagi dr. Meta, prioritas utama dalam MPASI adalah pemberian protein hewani. Makanan yang kaya protein hewani, seperti daging, telur, dan ikan, mengandung zat besi yang sangat diperlukan untuk perkembangan otak anak.

Zat besi ini sangat penting karena mempengaruhi kemampuan kognitif dan perkembangan otak yang optimal.

Fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan: Menentukan Masa Depan Anak

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================