Ilmuwan Belanda Temukan Gunung Bawah Tanah yang 100 Kali Lebih Tinggi dari Gunung Everest

Gelombang seismik tersebut, yang biasanya bergerak cepat melalui material padat, melambat saat melewati struktur yang lebih panas dan lebih padat, seperti gunung bawah tanah ini.

Ternyata Lebih Tua dari yang Diperkirakan

Penelitian terbaru juga mengungkapkan bahwa gunung-gunung bawah tanah ini mungkin jauh lebih tua daripada yang diperkirakan sebelumnya. Berdasarkan analisis gelombang seismik, ilmuwan memperkirakan usia struktur ini bisa mencapai lebih dari setengah miliar tahun, lebih tua setidaknya 500 juta tahun dari yang diperkirakan.

“Awalnya kami bingung dengan fenomena peredaman gelombang seismik, yang merupakan energi yang hilang saat gelombang merambat melalui Bumi,” kata Sujania Talavera-Soza, rekan Deuss.

“Namun, yang mengejutkan, kami menemukan sedikit peredaman di LLSVP. Sebaliknya, kami menemukan banyak peredaman di kuburan lempeng dingin, yang menyebabkan gelombang terdengar sangat lembut.”

BACA JUGA :  Rekomendasi Menu Sarapan Tinggi Protein untuk Menjaga Energi dan Massa Otot

Penemuan ini menantang pemahaman sebelumnya yang menyatakan bahwa mantel Bumi mengalir dengan cepat dan tercampur secara merata.

Sebaliknya, penelitian ini menunjukkan bahwa aliran material di wilayah LLSVP jauh lebih sedikit daripada yang diperkirakan, memberikan gambaran baru tentang dinamika Bumi yang belum sepenuhnya dipahami.

Misteri yang Terus Terungkap

Temuan mengenai gunung bawah tanah ini semakin memperkaya pemahaman kita tentang struktur internal Bumi. Meskipun para ilmuwan telah mendeteksi fenomena ini selama beberapa dekade, masih banyak yang belum diketahui tentang asal-usul dan peran gunung bawah tanah tersebut dalam proses geologi Bumi.

BACA JUGA :  IATA Soroti Kebiasaan Penumpang Membawa Barang Saat Evakuasi Darurat Pesawat

Apakah mereka bagian dari sebuah siklus geologis yang lebih besar? Apakah mereka berkaitan dengan pergeseran lempeng tektonik yang terus terjadi di permukaan?

Dengan temuan ini, ilmuwan berharap dapat lebih memahami bagaimana proses-proses yang terjadi jauh di dalam Bumi mempengaruhi aktivitas geologi di permukaan.

Penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk mengungkap lebih banyak rahasia yang tersimpan di kedalaman planet kita.

Sementara itu, gunung-gunung bawah tanah ini tetap menjadi misteri besar yang menunggu untuk dipecahkan oleh generasi ilmuwan berikutnya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================