Pabrik Pemotongan Ayam di Desa Kedungboto Terbakar Hebat, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah

BOGORTODAY.COM – Sebuah pabrik pemotongan ayam yang terletak di Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, mengalami kebakaran hebat pada Senin pagi (27/1/2025).

Kebakaran yang diduga dipicu oleh korsleting listrik ini menghanguskan sejumlah mesin dan peralatan penting di pabrik tersebut, menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian ini terjadi pada saat pabrik dalam kondisi libur, sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Namun, kobaran api yang cepat menyebar membakar banyak barang-barang di pabrik, termasuk plastik dan material mudah terbakar lainnya, membuat api sulit dikendalikan pada awalnya. Kepulan asap tebal terlihat dari kejauhan saat api melalap bagian dalam pabrik.

Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan yang tiba di lokasi segera beraksi untuk memadamkan api. Untuk mengatasi kobaran api yang besar, tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dari Pemkot dan Pemkab Pasuruan.

BACA JUGA :  Tidak Semua Orang Cocok Makan Bayam, Ini Kelompok yang Perlu Berhati-hati

Upaya pemadaman berlangsung cukup lama, mengingat banyaknya material yang mudah terbakar di area tersebut.

“Diduga kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik pada mesin yang ada di area pemotongan ayam,” ujar Komandan Regu Damkar Kabupaten Pasuruan, Mustain, yang berada di lokasi kejadian.

Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran ini, meskipun dugaan sementara mengarah pada masalah kelistrikan.

Pihak berwenang juga akan melakukan pemeriksaan terhadap sistem instalasi listrik yang ada di pabrik tersebut untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

BACA JUGA :  Gugatan Nikita Mirzani Ditolak, Kuasa Hukum Reza Gladys Sebut Putusan Perkuat Argumentasi Mereka

Kebakaran ini menambah daftar insiden kebakaran industri di wilayah Pasuruan yang kerap terjadi, meskipun dalam kasus ini, faktor cuaca dan human error tampaknya tidak berperan langsung.

Pihak terkait diharapkan segera memberikan solusi dan melakukan upaya mitigasi untuk menghindari terjadinya kebakaran di masa yang akan datang, terlebih dengan adanya kerugian yang begitu besar bagi pihak pabrik.

Sementara itu, pihak manajemen pabrik belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi serta proses pemulihan operasional pabrik.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================