Rombongan Wisatawan SMP 7 Mojokerto Terseret Ombak di Pantai Drini, 4 Siswa Masih Hilang

BOGORTODAY.COM – Sebuah insiden tragis terjadi di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, pada Selasa (28/1/2025) pagi.

Sebuah rombongan siswa dari SMP 7 Mojokerto yang tengah berwisata, terseret ombak saat bermain air di pantai. Sembilan siswa berhasil diselamatkan, namun empat orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR.

Kejadian ini bermula saat para siswa yang tergabung dalam rombongan wisata sekolah itu mulai bermain air di sekitar tebing pantai. D

iduga mereka tanpa sadar masuk ke dalam jalur kapal nelayan, di mana kedalaman air cukup besar dan arus laut sangat kuat.

Mereka yang tidak bisa berenang pun akhirnya terseret ke tengah laut oleh ombak yang datang tiba-tiba.

Detik-detik evakuasi dan pencarian korban berhasil terekam dalam sebuah video yang beredar luas di media sosial.

Video tersebut memperlihatkan usaha para nelayan dan petugas SAR yang menggunakan perahu untuk menyelamatkan siswa-siswa yang terjebak.

BACA JUGA :  Car Free Night Istimewa Akan Hadirkan Suasana Malam Penuh Warna

Beberapa siswa berhasil diangkat ke perahu dan dibawa ke darat, namun empat siswa lainnya masih hilang.

Ahnaf Bagus, salah satu saksi mata, menceritakan bahwa awalnya para siswa bermain di tebing pantai yang terletak di ujung area.

Tak lama kemudian, mereka terbawa arus ke tengah laut. Ahnaf menyatakan bahwa ia mendengar teriakan meminta tolong sebelum menyadari bahwa para siswa telah tenggelam.

“Mereka berombongan main di atas tebing di ujung sana. Lama-lama ke tengah dan terdengar minta tolong. Saya kira masih main air ternyata sudah ada yang tenggelam,” ujar Ahnaf saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (28/1/2025).

Tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk mencari para korban yang hilang. Sejumlah perahu digunakan untuk menyisir kawasan sekitar tempat kejadian dan mencari jejak-jejak korban yang tenggelam.

BACA JUGA :  Peabo Bryson, Suara Legendaris di Balik Lagu Disney, Tutup Usia pada 75 Tahun

Selain itu, petugas juga menerjunkan tim penyelamat untuk berenang ke titik lokasi dan melakukan pencarian secara manual.

Pihak berwenang mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati ketika berada di area pesisir pantai, terutama bagi mereka yang tidak mahir berenang.

Sementara itu, para orang tua dan pihak sekolah di Mojokerto juga diminta untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap siswa-siswi mereka saat melakukan kegiatan wisata di luar daerah.

Pencarian terhadap empat siswa yang hilang masih terus dilakukan, dan pihak SAR berharap dapat segera menemukan korban dalam keadaan selamat.

Pantai Drini yang terkenal dengan keindahannya, kini menjadi tempat bagi para petugas dan nelayan untuk berjuang menyelamatkan para korban.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================