
Menurut Kalakhar BPBD Boyolali, Suratno, proses pencarian melibatkan tim SAR gabungan yang menyusuri alur sungai, dan dengan sigap mereka berhasil menemukan korban pada hari kedua pencarian.
“Ditemukan di bawah jembatan Klewor yang berjarak 20 meter dari titik datum. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Suratno.
Kejadian ini terjadi saat arus sungai Braholo sangat deras karena tingginya debit air akibat hujan deras beberapa hari sebelumnya.
Meskipun korban sempat berusaha menyelamatkan diri dan meminta tolong, namun kekuatan arus sungai yang sangat kuat menghalangi usaha tersebut.
Peristiwa ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan saat berada di sekitar sungai, terutama pada musim hujan ketika debit air bisa meningkat drastis dan arus menjadi lebih kuat.
Pencarian dan penyelamatan yang dilakukan oleh tim SAR dan BPBD Boyolali menunjukkan betapa pentingnya kerjasama antara warga dan pihak berwenang dalam menghadapi situasi darurat seperti ini.
Keluarga korban dan warga Desa Klewor sangat berduka atas kejadian ini. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih berhati-hati dan waspada ketika berada di sekitar aliran sungai, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
Kami mengucapkan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














