
BOGORTODAY.COM – Kecelakaan tragis terjadi pada Rabu dini hari, 29 Januari 2025, di Rimbo Malampah, Kecamatan Simpang Alahan Mati (Simpati), Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.
Sebuah truk Colt Diesel yang mengangkut alat musik organ tunggal jatuh ke dalam jurang sedalam 30 meter sekitar pukul 02.00 WIB.
Kecelakaan ini menyebabkan sopir truk, Vitra Yoga Fernanda (26), terjebak di dalam kabin kendaraan yang hancur, sementara kernetnya, Putra (22), berhasil selamat meskipun mengalami luka-luka.
Proses penyelamatan sopir berlangsung dramatis dan memerlukan waktu lebih dari 10 jam. Vitra yang terjebak dalam kondisi kritis di dalam kabin truk harus dievakuasi dengan hati-hati oleh petugas SAR.
Koordinator Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, mengungkapkan bahwa tim pertama menerima laporan kecelakaan pada pukul 07.05 WIB dan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 08.15 WIB. Tim SAR harus memotong bagian kemudi truk untuk dapat mengeluarkan sopir yang terjepit.
“Sopir baru bisa dikeluarkan pada pukul 12.00 WIB. Proses evakuasi sangat sulit karena posisi korban yang terjepit dan kondisi medan yang sulit dijangkau. Korban akhirnya diangkat menggunakan tandu dari dasar jurang,” jelas Novi.
Sementara itu, Kapolsek Bonjol AKP Syafri Munir menyebutkan bahwa selain sopir, kernet truk yang bernama Putra juga terluka. Putra berhasil keluar dari truk dan mendapatkan pertolongan pertama di tempat kejadian. Kedua korban kemudian dilarikan ke IGD RSUD Pasaman untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
“Kami masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini. Truk tersebut berangkat dari Jambak, Kabupaten Pasaman Barat, dan rencananya akan mengangkut organ tunggal untuk acara di Kecamatan Simpati. Namun sebelum sampai tujuan, truk tersebut tergelincir dan jatuh ke dalam jurang,” ungkap AKP Syafri.
Kecelakaan ini meninggalkan bekas yang mendalam bagi warga sekitar, terutama terkait dengan keselamatan dalam perjalanan di jalur-jalur pegunungan yang rawan.
Pihak kepolisian dan tim SAR terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini dan mengantisipasi potensi bahaya serupa di masa depan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















