
Unit Kepolisian Sepak Bola Inggris (UKFPU) bekerja sama dengan perusahaan media sosial untuk melacak pelaku pelecehan online tersebut. Mark Roberts, Kepala Konstabel UKFPU, memberikan peringatan tegas: “Jika orang berpikir mereka bisa bersembunyi di balik keyboard mereka, mereka salah. Kami akan mengejar pelaku, bahkan hingga ke luar negeri, dengan bantuan otoritas internasional.”
Menanggapi situasi ini, PGMOL mengeluarkan pernyataan resmi: “Kami sangat terkejut dengan ancaman dan pelecehan yang ditujukan kepada Michael Oliver setelah pertandingan Wolverhampton Wanderers melawan Arsenal. Tidak ada wasit yang seharusnya menjadi sasaran pelecehan, apalagi serangan yang sangat menjijikkan seperti yang dialami Michael dan keluarganya dalam 24 jam terakhir.”
Kejadian ini menyoroti tantangan yang dihadapi wasit dalam sepak bola modern, terutama di era media sosial yang memungkinkan pelecehan online terjadi dengan mudah. Keputusan untuk memberikan perlindungan bagi Oliver menunjukkan langkah tegas dalam menjaga keselamatan pejabat liga dari ancaman serius.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















