
BOGORTODAY.COM – Nangka, buah tropis yang dikenal dengan rasa manis dan aroma khasnya, memang jadi favorit banyak orang. Rasanya yang legit dan tekstur lembut membuat buah ini selalu laris, baik dimakan langsung atau dijadikan olahan manis.
Namun, meski manis dan lezat, tak sedikit orang yang merasa perih di lambung setelah mengonsumsi nangka. Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan buah yang seharusnya menyenangkan ini bisa bikin perut terasa tidak nyaman?
Berikut beberapa alasan mengapa nangka bisa menyebabkan rasa perih di lambung:
- Fruktan
Salah satu kandungan dalam nangka yang dapat menyebabkan perut kembung atau rasa tidak nyaman adalah fruktan. Fruktan adalah jenis karbohidrat yang sulit dicerna oleh sebagian orang.
Ketika tubuh kesulitan mencerna fruktan, gas berlebih bisa terbentuk di saluran pencernaan. Ini dapat menyebabkan perut kembung, rasa penuh, bahkan iritasi lambung. Jika nangka dikonsumsi dalam jumlah banyak, efeknya bisa terasa lebih intens.
- Lectin
Selain fruktan, nangka juga mengandung lectin, protein yang berfungsi mengikat karbohidrat. Pada beberapa orang, protein ini bisa mengganggu fungsi usus dan menyebabkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan, termasuk perih di lambung.
Walau biasanya tidak berbahaya bagi kebanyakan orang, mereka yang sensitif terhadap lectin bisa merasakan efek samping setelah makan nangka.
- Residu Pestisida
Sering kali, buah nangka disemprot dengan pestisida untuk mencegah hama. Jika nangka tidak dicuci dengan baik sebelum dikonsumsi, residu pestisida yang tertinggal di kulit dan daging buah bisa masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan reaksi negatif, termasuk iritasi pada lambung.
Oleh karena itu, penting untuk selalu mencuci buah nangka secara menyeluruh sebelum dimakan.
Tips Aman Mengonsumsi Nangka:
- Batasilah Porsi: Agar terhindar dari gangguan pencernaan, usahakan untuk mengonsumsi nangka dalam porsi yang wajar, sekitar 100-150 gram (atau sekitar 5-6 potong per sajian).
- Cuci Nangka dengan Bersih: Pastikan untuk mencuci nangka hingga bersih untuk mengurangi paparan pestisida atau kotoran yang mungkin menempel pada kulit dan daging buah.
- Hindari Makan Nangka Saat Perut Kosong: Makan nangka dalam keadaan perut kosong, terutama bagi penderita asam lambung atau maag, bisa meningkatkan risiko perih di lambung. Sebaiknya makan nangka setelah makan makanan ringan yang lebih netral.
- Jangan Kombinasikan dengan Makanan Berkarbohidrat Tinggi atau Susu: Mengonsumsi nangka bersama makanan yang tinggi karbohidrat atau susu bisa memperburuk proses pencernaan dan meningkatkan rasa tidak nyaman di perut.
Meski nangka memiliki banyak manfaat dan rasa yang menggoda, konsumsi yang berlebihan atau tanpa perhatian terhadap kondisi tubuh bisa memicu efek samping yang merugikan.
Jadi, sebaiknya nikmati nangka dengan bijak agar Anda tetap bisa merasakan kenikmatan tanpa gangguan di lambung!***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















