
“Kronologinya, saat mobil Panther melintas, tiba-tiba pohon tumbang mengenai mobil tersebut,” kata Endro.
Dari informasi yang diterima, lima orang yang menjadi korban adalah warga Ngaliyan, terdiri dari suami-istri dan tiga anak. Salah satu anak dari keluarga tersebut terpaksa dirawat di RSUD Adyatma Tugurejo akibat luka-luka yang diderita.
“Kerusakan yang terjadi cukup parah, mengingat hujan lebat dan angin kencang yang terjadi belakangan ini,” jelas Endro.
Endro juga mengimbau kepada masyarakat agar selalu berhati-hati, terutama saat cuaca buruk dengan hujan deras dan angin kencang.
Pihak BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang untuk memangkas pohon-pohon yang berpotensi membahayakan warga.
“Pohon yang sudah tua dan dianggap rawan membahayakan akan segera dipotong agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” ungkapnya.
BPBD Kota Semarang berharap agar kejadian ini menjadi peringatan bagi semua pihak untuk lebih waspada terhadap potensi bencana yang bisa terjadi akibat cuaca ekstrem.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















