Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor Ridwan Muhibi Bantah Ponpes Jadi Penyebab Rendahnya RLS

Ridwan Muhibi Bantah Ponpes Jadi Penyebab Rendahnya RLS
Foto. Istmw (Ig Pribadi)

BOGORTODAY.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor memberikan respons tegas terkait tudingan bahwa pondok pesantren (Ponpes) menjadi penyebab rendahnya Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di daerah tersebut.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Ridwan Muhibi, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor harus memperhatikan fasilitas pendidikan dan fasilitas umum di setiap Ponpes untuk pengembangan lebih lanjut.

Ridwan menyampaikan bahwa Pemkab Bogor sudah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Pondok Pesantren, dan pemerintah harus memberikan dukungan maksimal terhadap apa yang dibutuhkan oleh Ponpes.

“Kurikulum Ponpes biarlah para kiyai yang lebih mengetahui kebutuhannya, kita pemerintah bantu di hal lainnya,” ujar Ridwan, Senin (3/2/2025).

BACA JUGA :  Korea Utara Pamer Fasilitas Uranium Baru, Kim Jong Un Pertegas Ambisi Perkuat Senjata Nuklir

Ia juga menambahkan bahwa meskipun Ponpes tidak terdaftar dalam pendidikan formal, mereka telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Bogor.

Ponpes sudah sangat membantu Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas anak bangsa, ini jangan disalahkan, malah kita harus bantu mereka,” tambahnya.

Ridwan menjelaskan bahwa para pimpinan Ponpes pasti telah mempertimbangkan dengan matang masa depan para santri, termasuk dalam mengikuti pendidikan formal. Ia menegaskan bahwa para pimpinan Ponpes lebih tahu apa yang terbaik untuk kehidupan santri di masa depan.

BACA JUGA :  Sambut Liburan Sekolah, Swiss-Belresort Dago Bandung Luncurkan Program SBEC Juniors dan Maskot Baru 'Bella

Ia juga meminta pemerintah untuk tidak membeda-bedakan pendidikan di Ponpes, mengingat kontribusi mereka dalam mencetak generasi bangsa. “Apalagi di pondok yang menekankan pendidikan karakter dan akhlak, maka pemerintah harus memikirkan itu semua,” tuntasnya.

Perlu diketahui, RLS di Kabupaten Bogor saat ini masih berada di angka 8,39 tahun, lebih rendah dari angka rata-rata nasional, dan ada lima kecamatan yang berada di zona merah. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================