Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Pulau Doi, Maluku Utara

BOGORTODAY.COM Pulau Doi, Maluku Utara, diguncang gempa dengan kekuatan Magnitudo 6,2 pada Selasa (4/2/2025) pukul 04.34 WIB. Gempa tersebut berpusat di laut, dengan kedalaman mencapai 105 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa pusat gempa berada sekitar 86 kilometer Timur Laut Pulau Doi, tepatnya di titik koordinat 2.95 Lintang Utara dan 128.19 Bujur Timur.

BMKG merilis informasi terkait gempa tersebut melalui analisis data yang dilakukan, yang menyatakan bahwa gempa terjadi pada kedalaman 105 kilometer.

Gempa (UPDATE) Mag:6.2, 04-Feb-25 04:35:53 WIB, Lok: 2.95 LU, 128.19 BT. Pusat gempa berada di laut 86 km timur laut Pulau Doi. Kedalaman: 105 Km. Dirasakan (MMI) III di Morotai, II – III di Sangihe,” ungkap BMKG dalam pernyataannya yang dikutip pada Selasa (4/2/2025).

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Meskipun BMKG belum mengonfirmasi adanya kerusakan atau dampak gempa yang lebih lanjut, laporan dari warga menunjukkan bahwa guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Semaka.

Warga melaporkan getaran yang cukup terasa, namun belum ada informasi lebih lanjut terkait kerusakan atau korban yang ditimbulkan.

BMKG juga menambahkan disclaimer bahwa informasi yang disampaikan bersifat sementara, mengingat data yang masih dalam tahap pengolahan. “Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” jelas BMKG.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Hingga berita ini dimuat, BMKG belum memberikan peringatan lanjutan terkait potensi gempa susulan. Namun, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan informasi dari BMKG maupun pihak berwenang.

Pemantauan lebih lanjut terhadap dampak gempa dan data seismik akan terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan memberi informasi yang akurat kepada publik.

Dengan kedalaman gempa yang cukup dalam, potensi terjadinya tsunami dapat dianggap rendah. Meskipun demikian, warga di daerah sekitar tetap diimbau untuk tetap mengikuti instruksi dari pihak berwenang demi keselamatan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================