Mangga dan Pengaruhnya terhadap Kesehatan Pencernaan: Manfaat dan Efek Samping yang Perlu Diperhatikan

Mangga

BOGORTODAY.COM Mangga, buah tropis yang kaya akan rasa manis dan menyegarkan, bukan hanya memanjakan lidah, tetapi juga mengandung berbagai nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Buah ini terkenal karena kandungan vitamin C, tembaga, folat, kalium, magnesium, serta banyak nutrisi lainnya yang bermanfaat.

Namun, meski menawarkan banyak manfaat, konsumsi mangga juga bisa membawa dampak pada kesehatan pencernaan.

Berikut ini adalah penjelasan tentang manfaat dan efek samping konsumsi mangga bagi sistem pencernaan kita.

Manfaat Makan Mangga bagi Pencernaan

  1. Serat yang Membantu Melancarkan Pencernaan

Mangga mengandung sekitar 2,64 gram serat dalam satu cup (165 gram). Meskipun mangga memiliki kandungan serat yang lebih rendah dibandingkan buah lainnya, serat tersebut terbagi menjadi dua jenis, yakni serat larut air (soluble fiber) dan serat tidak larut dalam air (insoluble fiber).

  • Serat larut air membantu memberi makan bakteri ‘baik’ dalam usus yang dapat meningkatkan kesehatan usus secara keseluruhan. Selain itu, serat ini juga berfungsi menurunkan kolesterol dan mengatur gula darah.
  • Serat tidak larut air bekerja mempercepat proses pergerakan tinja di saluran pencernaan, sehingga memudahkan buang air besar dan mengurangi risiko sembelit.
BACA JUGA :  Rekomendasi Primer untuk Kulit Berminyak agar Makeup Tahan Lama dan Tidak Mudah Luntur

Selain serat, mangga juga mengandung polifenol, senyawa antioksidan yang dapat mengurangi risiko penyakit diabetes dan penyakit kronis lainnya.

  1. Mengatasi Sembelit

Mangga memiliki sifat pencahar alami yang bisa sangat bermanfaat bagi mereka yang mengalami sembelit. Sebuah studi pada tahun 2018 menunjukkan bahwa konsumsi 300 gram mangga setiap hari selama empat minggu dapat membantu melunakkan tinja dan memperlancar pencernaan.

Mangga membantu meningkatkan jumlah asam lemak rantai pendek di usus, yang merangsang pertumbuhan bakteri baik dan mengurangi produksi kolesterol dalam hati.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Efek Buruk Konsumsi Mangga bagi Pencernaan

Namun, meski mangga memberikan manfaat bagi pencernaan, ada beberapa efek samping yang perlu diperhatikan, terutama bagi orang-orang yang sensitif terhadap kandungan gula tertentu.

  • Gas dan Kembung

Mangga mengandung dua jenis gula utama, yaitu sukrosa dan fruktosa, yang dapat menyebabkan gas dan kembung.

Ketika mangga dicerna, sukrosa diubah menjadi fruktosa oleh enzim amilase, yang dapat menyebabkan gas jika fruktosa tidak dapat diserap sepenuhnya oleh tubuh. Proses fermentasi fruktosa di usus besar dapat menghasilkan gas, yang menyebabkan perut kembung.

Penting untuk diingat bahwa masalah ini dapat lebih parah pada orang dengan kondisi Sindrom Iritasi Usus Besar (IBS), yang lebih sensitif terhadap makanan yang mengandung fruktosa.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================