Polisi Masih Selidiki Kecelakaan Pesawat Latih di Pantai Gumuk Kantong, Banyuwangi

BOGORTODAY.COM Kecelakaan pesawat latih milik Akademi Penerbangan Indonesia (API) Banyuwangi terjadi di kawasan wisata Pantai Gumuk Kantong, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, pada Selasa, 4 Februari 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Polisi dan pihak berwenang kini tengah menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

Kapolsek Muncar, AKP Mujiono, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa pesawat tersebut membawa dua orang, yaitu seorang pelatih dan seorang taruna penerbangan.

“Jatuhnya tadi kurang lebih pukul 14.00 WIB. Awak pesawat ada dua orang, informasi yang kami dapatkan berisi pelatih dan tarunanya,” ujar Mujiono.

Dari laporan awal yang diterima, kecelakaan ini bukan disebabkan oleh faktor cuaca. Cuaca di lokasi kejadian saat itu dilaporkan cerah.

BACA JUGA :  Benarkah Harimau Takut pada Kucing? Ini Fakta Ilmiahnya

“Cuacanya di TKP sedang cerah, bukan karena pengaruh cuaca. Kalau menurut yang mengerti pesawat, bukan karena cuaca tapi karena engine off,” tambahnya.

Pesawat yang jatuh diketahui berwarna putih dengan kode bodi PK-BYK. Setelah kejadian, beberapa warga sekitar segera bergegas mendekat untuk memberikan bantuan kepada kru pesawat. Mereka sempat berusaha menolong dan mengevakuasi pesawat dari lokasi kejadian.

Hingga Selasa sore, proses evakuasi pesawat sedang berlangsung. Pesawat tersebut mulai dipindahkan ke markas API Banyuwangi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Polisi, bersama dengan pihak API Banyuwangi, saat ini sedang mengumpulkan informasi dan melakukan penyelidikan.

Mereka akan bekerja sama dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan ini, dengan fokus pada permasalahan teknis mesin yang mungkin menjadi penyebab utama jatuhnya pesawat.

Penyelidikan ini menjadi perhatian publik, terutama dalam rangka meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia. Pihak berwenang berharap agar kejadian ini dapat menjadi bahan evaluasi untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================