BOGORTODAY.COM – Juara dunia MotoGP 2024, Jorge Martin, mengalami kecelakaan mengerikan saat sesi tes pramusim di Sepang, yang membuatnya tak bisa melanjutkan sesi tersebut.
Pada hari pertama tes, Martin mengalami dua insiden beruntun saat beradaptasi dengan motor Aprilia RS-GP bernomor ‘1’.
Namun, kecelakaan yang dialaminya cukup parah, bahkan Martin terlempar dari motornya di tikungan ke-2 pada awal putaran, dan tubuhnya menghantam aspal dengan sangat keras.
Segera setelah kejadian, Martin dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut. Pihak Aprilia kemudian mengonfirmasi bahwa Martin mengalami patah tulang di tangan kanan dan kaki kiri.
Meski demikian, hasil CT scan dan MRI menunjukkan bahwa tidak ada cedera serius selain patah tulang tersebut, yang menjadi kabar baik bagi Martin dan timnya.
Reaksi Tim dan CEO Aprilia
CEO Aprilia, Massimo Rivola, mengungkapkan bahwa kecelakaan yang terjadi bukan disebabkan oleh kesalahan teknis pada motor maupun kesalahan dari sisi pebalap. Berdasarkan data yang diterima, tidak ada masalah pada motor Aprilia RS-GP yang digunakan Martin.
Selain itu, Martin juga tidak sedang dalam posisi menggeber gas saat insiden terjadi, dan kondisi ban juga dalam keadaan baik. Rivola menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat Martin menggunakan ban yang sama dengan sebelumnya.
“Jelas ini sebuah masalah. Kecelakaan buruk terjadi untuk alasan yang tidak jelas tanpa kesalahan dari sisi motor dan juga pebalap,” kata Rivola. Ia juga menekankan bahwa Michelin tidak dapat disalahkan atas insiden tersebut.
Rencana Pemulihan dan Penggantian Martin di Tes
Sebagai pengganti Martin untuk mengikuti sisa tes pramusim, Aprilia memutuskan untuk menggunakan jasa Lorenzo Savadori. Sedangkan untuk Martin, Rivola menyebut bahwa pebalap asal Spanyol itu kemungkinan baru bisa kembali menggeber RS-GP 2025 saat sesi Free Practice pertama di MotoGP Thailand.
“Programnya adalah 24 jam berada di rumah sakit sebagai protokol. Besok dia akan keluar rumah sakit dan sehari setelahnya akan terbang ke Eropa untuk menjalani operasi. Baru setelah itu, kita lihat bagaimana reaksi tubuh dan masa pemulihan,” ujar Rivola.
Namun, ada kabar baik dari Rivola yang menyebut bahwa Martin tidak mengalami gegar otak, yang merupakan hal terpenting setelah melihat kondisi kecelakaan tersebut. Ia pun optimis bahwa Martin bisa kembali balapan di seri pertama MotoGP 2025.
“Kabar baiknya, tidak ada gegar otak yang dialami. Itu yang terpenting sejujurnya. Hari ini adalah hari yang beruntung setelah melihat kecelakaan. Setelah itu, kami percaya diri dia bisa balapan di seri pertama. Kami melihat Jorge dan beberapa pebalap lain mendapat keajaiban, jadi mengapa tidak melihatnya di Thailand?” tambah Rivola.
Martin Berjanji Kembali Lebih Kuat
Meski mengalami kecelakaan yang sangat menakutkan, Martin tidak kehilangan semangat. Melalui akun Instagram pribadinya, ia menyampaikan pesan penuh semangat kepada para penggemarnya.
“Bukan hal yang baik dalam memulai musim 2025! Tapi Martinator akan selalu kembali kuat,” tulis Martin.
Dengan semangat dan tekad yang tinggi, Martin berjanji akan kembali lebih kuat setelah masa pemulihan. Para penggemar MotoGP tentu berharap pebalap andalan Aprilia ini dapat pulih dengan cepat dan kembali bersaing di lintasan balap.
Kecelakaan yang dialami Jorge Martin di Sepang memang menjadi momen yang mengejutkan bagi dunia MotoGP.
Namun, dengan adanya perawatan medis yang cepat dan diagnosis yang relatif positif, Martin diharapkan bisa kembali pulih dengan segera.
Meskipun Indonesia tidak menjadi bagian dari jadwal tes atau tur musim ini, para penggemar di seluruh dunia berharap untuk melihat Martin kembali ke lintasan dalam waktu dekat, terutama pada seri MotoGP Thailand.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















