BOGORTODAY.COM – Pupun (55) berdiri terpaku di tengah kerumunan, tatapannya kosong. Langkahnya gontai mendekati tenda besar yang sedang didirikan oleh pemilik warung lain yang juga terdampak pembongkaran.
Warung yang sekaligus menjadi rumahnya telah rata dengan tanah, dihancurkan oleh alat berat tim terpadu. Suasana yang penuh riuh rendah itu tidak bisa mengalihkan perhatian Pupun, yang perlahan mendekati kerumunan dan mengeluarkan suaranya yang lirih.
“Masih ada tenda enggak? Buat saya sama anak dan warga lain, di sana,” tanya Pupun, suaranya hampir tenggelam dalam kegaduhan orang-orang yang sibuk menyusun tiang dan tali tenda di Pantai Istiqomah, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/2/2025).
Namun, tidak ada yang menjawab pertanyaannya. Semua orang larut dalam urusannya masing-masing. Pupun menghela napas berat, lalu berbalik dan meninggalkan kerumunan tersebut. Langkahnya terasa semakin berat, seiring dengan kenyataan pahit yang harus ia hadapi.
Di antara puing dan pasir yang kini menjadi tempat berpijaknya, Pupun menunjuk sebuah selembar triplek yang ia alasi dengan karpet lusuh.
“Mungkin saya tidur di sini malam ini, sama suami. Mau bagaimana lagi. Saya enggak bisa menolak. Rumah, warung, semuanya sudah dihancurkan,” lirihnya, sambil menatap kosong ke arah puing-puing bangunan yang dulu menjadi tempat tinggalnya.
Pupun dan suaminya, Nedi (58), sudah lebih dari belasan tahun mengais rezeki dengan berjualan kopi dan makanan ringan di pinggir Pantai Istiqomah, Citepus.
Tak hanya rumah dan warung mereka yang hancur, tetapi juga gubuk kayu milik anak mereka yang dijadikan tempat tinggal sekaligus tempat berjualan. Kehidupan yang telah mereka jalani selama bertahun-tahun kini hancur seketika.
“Saya tinggal di sini sudah 15-17 tahun. Dulu saya punya rumah di Citepus, peninggalan ibu. Tapi setelah ibu meninggal, rumah itu dijual untuk biaya pengobatan dan pemakaman,” cerita Pupun, mengenang masa-masa sulit yang harus dilalui setelah kehilangan rumah peninggalan orang tuanya.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















