
Berdasarkan status tersebut, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di dalam radius 4 km dari puncak gunung, serta menjauhi area sektoral berjarak 5 km ke arah bukaan kawah aktif di bagian utara.
Selain itu, PVMBG juga memberikan rekomendasi kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati jika terjadi hujan abu. Bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan, disarankan untuk menggunakan pelindung hidung dan mulut (masker) serta pelindung mata (kacamata) guna mengurangi dampak kesehatan akibat abu vulkanik yang tersebar.
Erupsi Gunung Ibu kali ini menambah daftar aktivitas vulkanik yang terus dipantau oleh otoritas terkait.
Mengingat status ‘siaga’ yang masih berlaku, masyarakat diminta untuk selalu memperhatikan informasi dan arahan dari PVMBG serta pemerintah setempat guna menghindari potensi bahaya lebih lanjut.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat erupsi ini, namun pihak berwenang terus melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Ibu.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















