Kakek Tewas Tertabrak Kereta Api Malabar di Kepanjen, Dugaan Gangguan Pendengaran Jadi Penyebab

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka-luka parah di tubuhnya, termasuk benturan pada bagian kepala belakang sebelah kanan, patah pada lengan kanan dan kiri, pergelangan tangan kanan dan kiri, serta lutut kaki kiri. Korban langsung meninggal dunia di tempat kejadian.

Polisi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan identifikasi. Dari pemeriksaan, ditemukan identitas korban, ponsel, sepatu olahraga, dan alat bantu dengar.

BACA JUGA :  Purbaya: Tak Ada Lagi "Indonesia Cemas", Ekonomi Dinilai Semakin Mantap Menuju Indonesia Emas

Hal ini dibenarkan oleh pihak keluarga korban yang segera membawa jasad Suwarno ke rumah duka di Desa Karangkates tanpa melalui proses autopsi atau visum.

“Korban memiliki riwayat gangguan pendengaran. Kami menemukan alat bantu pendengaran di saku celana korban. Keluarga korban menolak dilakukan visum terhadap jenazah dan bersedia membuat surat pernyataan yang diketahui oleh Kepala Desa Karangkates,” kata Subijanto.

BACA JUGA :  Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Prancis Tantang Spanyol, Satu Tiket Masih Diperebutkan

Keluarga yang berduka menerima kejadian ini dan memilih untuk tidak melanjutkan proses hukum lebih lanjut.

Kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat, terutama yang memiliki gangguan pendengaran, saat beraktivitas di dekat rel kereta api.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================