BOGORTODAY.COM – Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan dalam pembangunan suatu daerah, termasuk di Kota Bogor.
Dalam upaya mengoptimalkan peran tersebut, Ketua BEM STIE GICI Business School, Uwais Thoriq Nabhan, bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor periode 2024-2029, Abdul Kadir Hasby Alatas, membahas sinergi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri sekaligus menjadi agen perubahan untuk menciptakan perekonomian yang lebih inklusif serta mendorong kemajuan dunia usaha, pendidikan, dan sosial di Kota Bogor.
Dalam diskusi yang berlangsung di Kampus STIE GICI Business School Bogor, Uwais Thoriq Nabhan menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak, menjadi langkah strategis dalam mempercepat inovasi dan kebijakan yang berpihak pada generasi muda.
“Sebagai mahasiswa, kita memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk turut serta dalam pembangunan Kota Bogor. BEM STIE GICI Business School berkomitmen untuk mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam berbagai sektor, baik dalam advokasi kebijakan, pemberdayaan ekonomi kreatif, maupun inisiatif sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Uwais.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Abdul Kadir Hasby Alatas, dalam pemaparannya menegaskan bahwa mahasiswa harus memiliki maindset dan paradigma yang positif untuk membuat perubahan.
“Hal pertama yang harus diubah adalah mindset, paradigma kita berpikir, sudut pandang kita berpikir. Karena itu akan memandu langkah-langkah kita kedepannya. Akan menjadi guidance untuk langkah kita apa hal-hal yang harus diambil,” ujar Hasby.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















