BOGORTODAY.COM – Teh melati atau jasmine tea adalah jenis teh yang dikenal dengan aroma khas bunga melati. Minuman ini tidak hanya memberikan rasa yang menyegarkan, tetapi juga membawa berbagai manfaat kesehatan.
Teh melati umumnya dibuat dari teh hijau, tetapi ada juga yang menggunakan teh hitam atau oolong sebagai bahan dasar. Selama proses pembuatan, bunga melati (Jasminum officinale atau Jasminum sambac) dicampurkan dengan teh, kemudian disimpan agar aroma bunga tersebut meresap ke dalam teh.
Manfaat Minum Jasmine Tea
Teh melati, yang umumnya berbahan dasar teh hijau, menawarkan sejumlah manfaat kesehatan yang signifikan. Berikut beberapa manfaat utama dari minum teh melati:
- Antioksidan yang Tinggi
Teh melati kaya akan polifenol, senyawa tanaman yang bertindak sebagai antioksidan. Salah satu polifenol utama dalam teh hijau adalah katekin, khususnya epigallocatechin gallate (EGCG), yang dikenal memiliki efek anti-inflamasi dan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, teh melati bisa membantu mengurangi risiko penyakit kronis.
- Bagus untuk Minuman Diet
Teh melati bermanfaat dalam mendukung program penurunan berat badan. Berdasarkan penelitian, teh hijau (yang merupakan bahan utama dalam teh melati) dapat mempercepat metabolisme hingga 4-5% dan meningkatkan pembakaran lemak hingga 10-16%.
Kombinasi kafein dan polifenol EGCG dalam teh melati berperan dalam meningkatkan pembakaran kalori dan lemak tubuh.
- Meningkatkan Kesehatan Jantung
Kandungan polifenol dalam teh melati juga diketahui dapat melindungi jantung. Penelitian menunjukkan bahwa polifenol teh hijau dapat membantu melindungi kolesterol LDL (kolesterol jahat) dari oksidasi, yang pada gilirannya mengurangi risiko penyakit jantung.
Mengkonsumsi teh hijau atau melati secara rutin, setidaknya tiga cangkir sehari, juga berhubungan dengan penurunan risiko penyakit jantung hingga 21%.
- Membantu Melawan Kanker
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau dapat memperlambat perkembangan sel kanker, termasuk leukemia limfositik kronis (CLL).
Katekin, terutama EGCG, dipercaya memiliki peran dalam menghambat perkembangan sel kanker. Ekstrak teh hijau bahkan dapat membantu orang dengan CLL untuk menunda kemoterapi.
- Meningkatkan Suasana Hati
Aroma teh melati dapat membantu meningkatkan suasana hati, berkat kandungan linalool, senyawa yang memberikan aroma khas bunga melati.
Selain itu, aroma tersebut juga memberikan efek menenangkan pada sistem saraf otonom, yang mengatur fungsi tubuh seperti pernapasan, detak jantung, dan pencernaan.
Apakah Baik Minum Teh Melati Setiap Hari?
Mengutip dari WebMD, teh hijau atau teh melati aman dikonsumsi setiap hari oleh kebanyakan orang, dalam jumlah hingga 8 cangkir per hari. Meskipun begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.
Potensi Efek Samping Teh Melati
Meskipun teh melati membawa banyak manfaat kesehatan, ada beberapa potensi efek samping yang perlu diperhatikan, terutama terkait kandungan kafein dalam teh melati (meskipun lebih rendah dibandingkan dengan kopi). Jika dikonsumsi berlebihan, berikut adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi:
- Kecemasan dan Kegelisahan
Karena kandungan kafeinnya, konsumsi teh melati dalam jumlah besar bisa memicu kecemasan atau kegelisahan, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
- Sakit Kepala
Terlalu banyak mengkonsumsi teh melati dapat menyebabkan sakit kepala sebagai efek samping dari kandungan kafein yang terlalu banyak.
- Mual
Minum teh melati dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan mual, terutama jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.
- Peningkatan Detak Jantung
Kafein dalam teh melati juga bisa menyebabkan peningkatan detak jantung, yang bisa mengganggu bagi orang yang memiliki masalah dengan jantung atau mereka yang sensitif terhadap kafein.
Teh melati adalah minuman yang kaya manfaat kesehatan, berkat kandungan antioksidan, polifenol, dan senyawa menenangkan dalam aromanya. Meskipun minuman ini dapat memberikan banyak manfaat, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak.
Sebaiknya, batasi konsumsi teh melati hingga 8 cangkir per hari untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan, terutama bagi mereka yang sensitif terhadap kafein.
Dengan porsi yang tepat, teh melati bisa menjadi tambahan yang sehat dan menyegarkan dalam rutinitas harian Anda.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















