Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut Truk Tronton Pengangkut Semen di Kintamani

Rem Blong Diduga Jadi Penyebab Kecelakaan Maut Truk Tronton Pengangkut Semen di Kintamani. (Dok. Polres Bangli)

BOGORTODAY.COM Kecelakaan maut yang melibatkan truk tronton pengangkut semen terjadi di Jalan Raya Susut-Kintamani, Desa Batur Tengah, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (9/2/2025).

Rem blong diduga menjadi penyebab utama kecelakaan yang merenggut tiga nyawa tersebut. Polisi mengungkapkan kronologi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 09.30 Wita itu.

Kasi Humas Polres Bangli Iptu Wayan Sarta menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk tronton dengan nomor polisi S 9109 UH yang dikemudikan oleh Ahmad Imron (49) melaju dari arah utara menuju selatan (Susut/Gianyar).

BACA JUGA :  iCAR Siapkan SUV Baru V27 untuk Debut di GIIAS 2026, Andalkan Teknologi REEViCAR Siapkan SUV Baru V27 untuk Debut di GIIAS 2026, Andalkan Teknologi REEV

Truk tersebut membawa muatan 450 sak semen. Menurut keterangan polisi, beberapa meter sebelum lokasi tabrakan pertama, truk tersebut mulai tidak terkendali.

“Sopir berusaha mengendalikan truknya, tapi tidak bisa,” kata Sarta saat dikonfirmasi detikBali, Minggu. Ternyata, masalah rem blong membuat truk yang berbobot besar itu semakin sulit dikendalikan.

Truk tersebut akhirnya keluar jalur dan menabrak pohon perindang di sebelah timur jalan hingga tumbang. Namun, meski menabrak pohon, truk itu tidak berhenti dan terus melaju.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Bergerak Bersihkan Kali Angke I, Ratusan Meter Sempadan Sungai Mulai Ditertibkan

Truk tronton kemudian menabrak mobil yang sedang parkir, dan kembali menabrak pohon perindang di bahu jalan hingga tumbang.

Pada saat itulah, truk yang melaju tak terkendali itu menyeruduk pengendara sepeda motor, I Wayan Ardana (41), seorang anggota TNI yang sedang berkendara dari arah utara. Ardana tewas seketika di tempat kejadian.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================