
Setelah itu, truk menyerempet mobil bak terbuka yang sedang parkir, dan pengemudi mobil tersebut, Ni Putu Martini (49), yang sedang berdiri di pinggir jalan, juga tersapu truk dan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Kecelakaan berakhir setelah truk tronton itu terguling. Bagian kemudi truk terlihat ringsek parah, dan material semen berserakan di sepanjang jalan. Para korban tergeletak di jalan dengan kondisi yang mengenaskan. Polisi bersama warga setempat segera melakukan evakuasi terhadap jenazah para korban di tengah hujan gerimis yang mengguyur lokasi kejadian.
Sarta menjelaskan bahwa dugaan sementara kecelakaan ini disebabkan oleh rem truk yang blong, terutama mengingat kondisi jalan yang menurun di lokasi kejadian.
Selain itu, satu orang penumpang mobil pikap, Ni Made Suprapti (68), yang selamat mengalami syok berat setelah menyaksikan kejadian tersebut dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
“Semua korban meninggal dititipkan di ruang jenazah Rumah Sakit Umum Bangli. Satu orang yang mengalami syok sempat dibawa ke RS, tapi tidak luka,” ungkap Sarta.
Peristiwa kecelakaan ini menjadi peringatan penting mengenai pentingnya pemeliharaan kendaraan, khususnya sistem rem pada kendaraan berat, untuk mencegah terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa.
Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap secara lebih mendalam penyebab pasti kecelakaan tersebut.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















