Pabrik Sepatu PT Erio Foam di Sragen Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,1 Miliar

BOGORTODAY.COM – Sebuah kebakaran hebat melanda Pabrik Sepatu PT Erio Foam yang terletak di Kecamatan Kalijambe, Sragen, pada Senin (10/2/2025) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Kebakaran yang terjadi di pabrik tersebut menyebabkan asap hitam membubung tinggi, mengundang perhatian warga sekitar.

Untuk memadamkan api, tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari berbagai daerah di Solo Raya diterjunkan ke lokasi kejadian, termasuk empat unit dari Sragen dan masing-masing satu unit dari Karanganyar, Solo, dan Sukoharjo.

Kabid Damkar Satpol PP Sragen, Tommy Isharyanto, mengatakan bahwa tim pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api dalam waktu sekitar 40 menit. “Api bisa dipadamkan sekira 40 menit, karena di sana juga ada tim yang memadamkan api,” ujar Tommy.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Namun, kebakaran ini membesar karena banyaknya material yang mudah terbakar di area pabrik. Pihak pemadam kebakaran belum dapat mengidentifikasi dengan pasti dari mana sumber api berasal, namun proses pendinginan masih berlangsung di lokasi kejadian.

Meskipun kebakaran cukup besar, Tommy memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Semua pegawai pabrik dipastikan telah keluar dengan selamat karena kebakaran terjadi setelah jam kerja, saat para pekerja sudah pulang.

“Pegawai sudah keluar semua karena memang sudah jam pulang kerja,” kata Tommy.

Kapolres Sragen, AKBP Petrus Parningotan Silalahi, menjelaskan bahwa kebakaran bermula dari lantai dua pabrik. Saksi yang sedang bekerja melihat kepulan asap yang berasal dari lantai atas dan segera memanggil petugas keamanan.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Petugas keamanan langsung menghubungi pemadam kebakaran dan sempat mencoba untuk memadamkan api sendiri. “Belum diketahui penyebab kebakaran tersebut. Tidak ada korban jiwa juga,” ujar Kapolres.

Namun, kebakaran ini menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp 1,1 miliar. Pihak kepolisian dan pemadam kebakaran masih menyelidiki penyebab pasti dari kebakaran tersebut.

Kebakaran ini menjadi perhatian besar mengingat besarnya kerugian yang ditimbulkan, meski tidak ada korban jiwa. Pihak berwenang berharap agar kejadian serupa dapat dihindari di masa depan dengan peningkatan sistem keamanan dan pencegahan kebakaran di pabrik-pabrik sejenis.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================