Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Pria Terjatuh dari Jembatan Jurug di Sungai Bengawan Solo

BOGORTODAY.COM – Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad pria asal Sragen, berinisial DY (32), yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah terjatuh dari Jembatan Jurug, Kecamatan Jebres, Kota Solo.

DY terjatuh ke Sungai Bengawan Solo pada Senin (10/2/2025) malam dan berhasil ditemukan pagi tadi, Rabu (12/2/2025), setelah pencarian intensif dilakukan oleh Basarnas dan tim gabungan.

Proses pencarian dimulai setelah laporan masuk pada Senin malam, ketika DY dilaporkan jatuh ke Sungai Bengawan Solo. Pada Rabu pagi, sekitar pukul 08.15 WIB, Posko Induk SAR menerima laporan dari petugas PDAM Jurug yang melaporkan adanya objek yang diduga manusia di Sungai Bengawan Solo, sekitar 700 meter dari titik jatuh.

Tri Puji S, Rescuer Basarnas Pos SAR Surakarta, menjelaskan, “Posko Induk memberangkatkan satu tim untuk assessment dan dipastikan bahwa objek tersebut adalah manusia. Kemudian kami melakukan evakuasi. Sekira pukul 08.23 WIB, objek berhasil dievakuasi ke darat dan dibawa ke Posko Induk.”

BACA JUGA :  Sekolah Rakyat Buka 5.127 Formasi Tenaga Kependidikan Tahun 2026, Simak Posisi, Syarat, dan Jadwal Seleksinya

Pihak keluarga korban kemudian mengonfirmasi bahwa jasad yang ditemukan memang adalah DY, yang sebelumnya hilang setelah terjatuh dari jembatan. Setelah itu, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, pada Senin malam, DY dilaporkan terjatuh ke sungai sekitar pukul 22.30 WIB. Tim SAR gabungan segera melakukan pengecekan dan koordinasi, yang kemudian melanjutkan operasi pencarian pada Selasa pagi (11/2/2025).

Sebuah rekaman CCTV dari PT. Baja Titian Utama menunjukkan kejadian tersebut, di mana seorang pria dengan kaus merah dan celana panjang hitam terlihat berjalan di trotoar Jembatan Jurug sebelum terjatuh ke dalam aliran Sungai Bengawan Solo.

Motor korban, jenis Honda Beat, ditemukan di atas Jembatan Jurug, memperkuat dugaan bahwa DY memang terjatuh dari jembatan.

Tim SAR gabungan menggunakan empat perahu karet untuk melakukan pencarian dari titik jatuh hingga pos pantau Ngelo, sejauh 9,5 kilometer. Namun, meskipun pencarian dilakukan sepanjang hari pada Selasa, jasad korban belum ditemukan. Pencarian malam dilanjutkan dengan pengebloran di beberapa titik jembatan. Setelah evaluasi dilakukan, jasad korban akhirnya berhasil ditemukan pagi ini.

BACA JUGA :  Kenapa Wajah Terlihat Lebih Tua dari Usia Sebenarnya? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Setelah penemuan jasad DY, operasi SAR resmi ditutup, dan tim SAR mengembalikan personel ke kesatuan masing-masing. “Korban langsung dibawa keluarga ke rumah duka,” ujar Tri.

Motor Honda Beat milik korban juga telah diamankan di Mapolsek Jebres. Pihak keluarga telah diberitahu mengenai penemuan ini, dan mereka mengucapkan terima kasih atas upaya pencarian yang telah dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Pihak berwenang masih menyelidiki lebih lanjut mengenai kejadian tersebut, yang diduga akibat terpeleset saat korban berada di pinggir jembatan untuk melihat sungai.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================