
Farhan (18), salah satu teman sekolah korban, menceritakan bahwa dia mendapatkan kabar tentang kecelakaan tersebut sekitar pukul 16.30 WIB. Farhan yang sedang berkumpul dengan teman-temannya langsung bergegas menuju lokasi kejadian yang tidak jauh dari sekolah.
“Salah satu adik kelas saya manggil saya. Terus saya tanya siapa yang tertabrak, katanya S kelas 10 (jurusan) Nautika Kapal Niaga,” kata Farhan.
Menurut penjaga perlintasan rel, Lesmana, meskipun palang pintu sudah tertutup, korban nekat melintas dan menerobos. “Palang sudah tertutup, namun dia nekat nyelonong. Teman-temannya di belakangnya nggak ikut nerobos,” ujarnya.
Keluarga korban saat itu masih dalam proses dihubungi, karena diketahui korban baru saja pulang sekolah dan dalam perjalanan bersama dua teman perempuannya.
Peristiwa tragis ini kembali mengingatkan kita akan pentingnya kewaspadaan dan disiplin saat melintas di perlintasan kereta api, terutama saat palang pintu sudah tertutup, yang menjadi tanda bahwa kereta sedang melintas.
Kecelakaan ini juga menjadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat agar tidak menyepelekan tanda peringatan demi keselamatan diri.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















