
“Kita harus memikirkan generasi kita yang akan datang, bukan hanya bicara saat ini, jika tidak dari sekarang kita bijak dalam memilih dan mengelola sampah, bukan tidak mungkin nanti sungai dan lainnya jadi tempat pembuangan sampah,” katanya.
“Oleh karena itu saya berharap, ada aturan yang mengikat dari Pemerintah Kabupaten Bogor untuk Pemdes agar bisa mengalokasikan anggaran khusus untuk bank sampah,” tutupnya.
“Alhamdulillah kita semua di sini lengkap dari DPRD, Bappedalitbang/perencana, Sekda/yang koordinasi, DLH/yang melaksanakan serta Asobsi mewakili komunitas pegiat lingkungan, sepakat bulat menyampaikan bahwa cara pengelolaan sampah dengan membuang ke TPA Galuga seperti saat ini dijalankan harus dihentikan, tidak diteruskan,” terang anggota DPRD Kabupaten Bogor Komisi 3 Achmad Fathoni.
Politisi PKS itu mengatakan, Menyelesaikan masalah sampah adalah dengan mengelolanya dari hulu atau sumbernya, peran aktif masyarakat pun sangat dibutuhkan dalam permasalahan sampah. Pemda sudah menyediakan anggaran untuk semua, oleh karena itu peran masyarakat sangat penting dalam menanggulangi permasalahan sampah.
Pertemuan hari ini, ucap pria yang akrab disapa Fathoni tersebut ada beberapa poin yang dibahas, Pertama saat ini sampah sudah menyedot sekitar 100 M dr dana APBD dan terus meningkat.
Kedua, Kondisinya baru 260 ribu ton atau 722 ton per hari dari 2.800 ton/hari (25 %). Jika ditambah pengurangan 130 rb ton 310 ton per hari atau 12,5 %.
“ Ketiga, cara penanganan sampah saat ini bermasalah (open dumping dan biaya transportasi tinggi, karena jarak). Kemudian yang keempat harus ada solusi dan terobosan (Berbasis pemberdayaan masyarakat, berbasis zonasi/teritorial, berbasis teknologi shg zero waste),” tuturnya.
“ Dan untuk kesana, harus ada 2 jalur top down (regulasi dan kebijakan anggaran) dan bottom up (pembinaan dan pemberdayaan),” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















