
Proses pendinginan dilakukan oleh tim pemadam kebakaran hingga kondisi ampas hasil penggilingan di dalam gudang benar-benar padam dan dingin pada pukul 17.10 WIB.
Aris menegaskan bahwa dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Namun, kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp 2 juta, yang sebagian besar disebabkan oleh kerusakan ampas hasil penggilingan tebu di dalam gudang.
“Penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Kami akan melanjutkan penyelidikan untuk memastikan hal tersebut,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














