Kebakaran Melanda Eks Rumah Makan Sari Sunda di Bandung, Api Masih Mengepul Setelah Satu Jam

Kebakaran Melanda Eks Rumah Makan Sari Sunda di Bandung, Api Masih Mengepul Setelah Satu Jam

BOGORTODAY.COM Kebakaran terjadi di eks Rumah Makan Sari Sunda yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (16/2/2024).

Meski hujan deras mengguyur kawasan tersebut, asap tebal masih terlihat membumbung dari bangunan rumah makan yang terbakar.

Menurut pantauan detikJabar, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung masih berjuang memadamkan api dengan menggunakan sejumlah mobil pemadam kebakaran.

Meskipun upaya pemadaman terus dilakukan, kobaran api masih tampak muncul di bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu.

“Ini yang terbakar bekas bangunan rumah makan,” kata salah satu petugas Diskar PB Kota Bandung.

Kebakaran ini dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.40 WIB. Setelah satu jam, meskipun petugas telah berusaha keras memadamkan api, asap dan kobaran api masih terlihat mengepul dari bekas bangunan rumah makan yang terbakar.

BACA JUGA :  7 Cara Menghadapi Orang Toksik Tanpa Mengorbankan Kesehatan Mental

Danton 2 Diskar PB Kota Bandung, Haryanto, menjelaskan bahwa api mudah membesar karena atap bangunan terbuat dari injuk yang sangat mudah terbakar dan merambat dengan cepat, apalagi ditambah angin kencang yang memperburuk kondisi.

“Obyek yang terbakar adalah bangunan kosong eks Rumah Makan Sari Sunda. Api mudah besar karena atapnya dari injuk dan mudah merambat, kebetulan angin kencang,” ujar Haryanto kepada awak media di sela penanganan kebakaran.

Untuk memadamkan api, Diskar PB Kota Bandung menerjunkan 11 unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Beruntungnya, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

BACA JUGA :  Waspadai Tanda-Tanda Korsleting Listrik di Rumah, Kenali Gejalanya Sebelum Terjadi Kebakaran

“Korban tidak ada,” tambah Haryanto.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Namun, informasi awal yang diterima petugas menunjukkan bahwa kebakaran kemungkinan bermula dari pembakaran sampah yang kemudian merembet ke bangunan rumah makan.

“Tadi ada bekas bakar-bakaran (membakar sampah). Api membesar, merambat ke bangunan rumah makan, di bagian belakang dapur, bekas bakaran itu ditinggal,” pungkas Haryanto.

Kebakaran ini menjadi perhatian serius karena selain merusak bangunan, juga mengganggu aktivitas warga sekitar. Hingga saat ini, petugas masih berusaha memastikan apakah api sudah benar-benar padam dan apakah ada dampak lebih lanjut dari kebakaran tersebut.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================